Menu

Mode Gelap
Seorang Pengendara Motor Tewas Usai Terperosok Kedalam Got Operasi Patuh Jaya 2024 Mulai Digelar di Tangerang Puskesmas Karawaci Baru Memperluas Pelayanan Kesehatan, Dengan Posyandu Integrasi Layanan Primer Lomba TNG Child Fest 2024 Dipastikan Tetap Berlangsung DKP Kota Tangerang Buka Layanan Kastrasi Gratis, Untuk Kucing Jantan Domestik

Politik · 10 Des 2023 18:57 WIB ·

Mahfud MD: Pilih Pemimpin yang Bukan Gimik


Mahfud MD: Pilih Pemimpin yang Bukan Gimik Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Mahasiswa berperan untuk ikut membantu mengedukasi masyarakat agar memilih calon pemimpin yang menawarkan gagasan lebih dari sekadar gimik.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md saat menjawab pertanyaan mahasiswa dalam acara “Diskusi Publik Generasi Muda Memilih: Wujudkan Pemilu 2024 Tanpa Golput” dengan mahasiswa se-Malang Raya di Universitas Brawijaya yang disiarkan secara daring dan disaksikan di Jakarta, kemarin.

“Justru itu tugas saudara yang intelek yang ada di kampus untuk memberi tahu kepada masyarakat bagaimana cara memilih pemimpin yang baik,” kata Mahfud yang hadir secara virtual.

Dia tidak menyangkal bahwa masalah gimik politik menjadi pembahasan banyak orang. Masalah yang menjadi perdebatan adalah apakah wajar apabila kampanye hanya mengedepankan gimik politik atau dibutuhkan kampanye dengan kedalaman substansi untuk membawa negara lebih maju di masa depan.

Mahfud mengatakan sebetulnya mahasiswa dan masyarakat dapat menilai sendiri urgensi substansi dan gimik politik tersebut. Hal yang lebih penting adalah masyarakat menggunakan hak pilih dengan mempertimbangkan penilaian visi, misi, dan gagasan yang ditawarkan calon pemimpin.

“Apakah gimik itu mewakili kepentingan saudara atau tidak, apakah di balik gimik itu memang ada sesuatu yang besar yang diperjuangkan, saudara bisa menilai sendiri, yang terpenting adalah saudara memilih dengan terlebih dahulu memberi penilaian,” kata Mahfud.

Pada kesempatan yang sama, Mahfud mengingatkan kepada pemilih muda untuk tidak menjadi golongan putih (golput) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 karena satu suara sangat memiliki manfaat besar untuk masa depan bangsa.

Mahfud berpesan agar masyarakat dapat memilih calon pemimpin secara selektif, terutama tidak terbawa arus atau euforia sesaat. Dia juga meminta seluruh komunitas akademik ikut mengambil peran aktif dalam kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Mahasiswa sebagai pemilik potensial harus mampu menjadi agent of change, agar para generasi muda tidak mudah terpengaruh dengan berita bohong yang berseliweran di media sosial dan bertujuan untuk merusak semangat persatuan serta menimbulkan rasa ketakutan dan kepanikan di tengah-tengah masyarakat,” kata Mahfud.(fik/JR)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Soma Atmaja Jabat Plh Sekda

16 Juli 2024 - 11:03 WIB

Komisi I Tanggapi Insiden Penembakan Capres Donald Trump, Kekerasan Politik Tak Dapat Ditoleransi

15 Juli 2024 - 14:06 WIB

Kawal Pilkada Serentak yang Berkualitas, KPU Tangkot Libatkan Ormas

15 Juli 2024 - 13:49 WIB

Pilar Imbau Warga Sukseskan Pemutakhiran Data Pemilih, Usai Di coklit

15 Juli 2024 - 11:25 WIB

Golkar Usung Bos Jalan Tol

12 Juli 2024 - 10:28 WIB

Demokrat Tetap Ngotot Usung Heru Budi

11 Juli 2024 - 10:16 WIB

Trending di Politik