Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 3 Okt 2023 07:09 WIB ·

Melestarikan Warisan Budaya: Hari Batik Nasional di Kota Cilegon


Peringatan Hari Batik Nasional di Kota Cilegon. Perbesar

Peringatan Hari Batik Nasional di Kota Cilegon.

CILEGON | Harian Merdeka

Dalam merayakan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, mengajak guru-guru dan pelajar untuk bersama-sama menjaga serta melestarikan seni batik dan tenun yang berkembang di Kota Cilegon. Mereka mengajak semua orang dengan penuh cinta dan kebanggaan untuk memakai produk batik dan tenun dari Kota Cilegon.

Dalam setiap kesempatan, Dinas Pendidikan selalu mengadakan apel atau acara. Namun, hal yang menarik adalah penggunaan seragam batik oleh kepala sekolah, guru-guru, dan siswa-siswa di sekolah-sekolah.

“Hal ini menunjukkan bahwa batik merupakan warisan budaya yang harus kita lestarikan. Bahkan, batik telah diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari warisan budaya dunia,” ungkapnya, Senin (2/10/2023).

Di Cilegon, kita telah memiliki beragam jenis batik, termasuk batik Dekranasda dan batik Krakatoa dan sebagainya yang menggambarkan kekayaan kultural kita.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran batik-batik ini. Selama ini, kami mengetahui bahwa ada batik Dekranasda, Krakatoa yang diproduksi di Cibeber, dan saat ini sudah ada empat komunitas yang menjadikan batik sebagai bagian integral dari budaya dan seni tradisional mereka.” Ucapnya.

Meskipun pada tahun ini tidak ada anggaran untuk mengadakan lomba, namun di Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) telah digelar lomba batik untuk siswa SD.

“Lomba ini bertujuan untuk mengenalkan batik kepada anak-anak, dan meskipun hanya di tingkat kota, kami berupaya keras untuk menyampaikan pesan ini kepada anak-anak.” Tambahnya.

Menurutnya, Selama ini, sekolah-sekolah telah memiliki pakaian khas berupa batik, dan ini adalah identitas unik dari masing-masing sekolah. Kendati variasi motif batik tersebut berbeda-beda antara sekolah, kami memberikan himbauan agar sekolah-sekolah tersebut memilih motif batik Cilegon.

“Ini penting untuk memastikan bahwa kita mempromosikan batik khas Cilegon, daripada menggunakan batik dari daerah lain seperti Jawa, Jogja, Solo, atau daerah lainnya. Dan kami tetap menghimbau agar semua sekolah, baik negeri maupun swasta, dari tingkat Paud hingga SMP, menggunakan batik dengan desain atau motif batik Cilegon, terutama pada peringatan Hari Batik Nasional ini.” Pungkasnya.

Adapun jenis batik yang di produksi diantaranya batik cap motif Sate Bebek Cilegon, Sate Bandeng, Gunung Krakatau, Batik Daun Melinjo, Paku Banten, Kue Gipang, Landmark Cilegon, Debus, Melinjo, Batik Menara masjid Agung Cilegon, dan masih banyak motif batik jenis lainya.(rga/hmi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepala Desa se Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Bantah Adanya Intervensi Oleh Jaro Ade

12 Juni 2026 - 15:19 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Kapolda Metro Jaya Dengarkan Langsung Keluhan dan Harapan Warga

11 Juni 2026 - 10:21 WIB

Anak Sekolah dan Petani Jadi Korban, Warga Titip Aspirasi Jembatan kepada TNI AD

8 Juni 2026 - 11:43 WIB

Dukung Mobilitas Warga, Satbrimob Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah

8 Juni 2026 - 10:34 WIB

Imbas Kebakaran Pasar Parung, MataHukum Minta Bupati Bogor Copot Direksi Pasar Tohaga

8 Juni 2026 - 10:18 WIB

Bupati Rudy Susmanto Pastikan Proyek Jalan Tambang Bogor Barat Tetap Berjalan

2 Juni 2026 - 15:08 WIB

Trending di Daerah