Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 11 Nov 2025 11:47 WIB ·

Mentan akan Berinvestasi Bangun Sistem Pembibitan & Pakan Nasional


Mentan akan Berinvestasi Bangun Sistem Pembibitan & Pakan Nasional Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kementerian Pertanian akan berinvestasi sebesar Rp20 triliun untuk membangun sistem pembibitan dan pakan nasional.  Langkah ini guna memastikan ketersediaan bibit unggul dan pakan yang terjamin untuk peternak di seluruh Indonesia.

“Pembibitan harus di-back up oleh BUMN agar peternak kecil tidak kesulitan bibit dan pakan. Tapi budidaya tetap dilakukan oleh peternak rakyat. Inilah ekosistem yang sehat, saling menopang,” ujar Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, dikutip okezone com, Senin (10/11).

Ia menjelaskan, penguatan sektor pembibitan menjadi fondasi penting dalam membangun rantai nilai peternakan yang solid dari hulu hingga hilir. Dengan adanya pembibitan nasional yang dikelola BUMN, peningkatan kualitas genetik ternak dapat dipercepat, produktivitas meningkat, dan risiko kekurangan pasokan bibit dapat ditekan.

Sementara itu, peternak rakyat tetap menjadi pelaku utama budidaya, sehingga pemerataan ekonomi pedesaan tetap terjaga. “Kita ingin agar peternak kecil tidak hanya bertahan, tapi naik kelas. Pemerintah hadir untuk membangun ekosistem, bukan untuk menggantikan peran mereka,” tambahnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa rencana investasi sebesar Rp20 triliun akan diarahkan untuk membangun pusat pembibitan modern, laboratorium genetik, dan fasilitas distribusi bibit serta pakan yang terintegrasi dengan sistem logistik nasional.

Selain itu, dana tersebut juga diperuntukkan memperkuat rantai pasok mulai dari pembibitan, pemeliharaan, hingga pengembangan industri pakan lokal.

Dia menambahkan, program besar ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian protein hewani berbasis pulau.  Dengan sistem pembibitan dan pakan yang kuat, Indonesia diharapkan tidak lagi bergantung pada impor bibit unggul atau bakalan dari luar negeri.

“Kalau bibit dan pakan kita kuat, peternakan nasional pasti mandiri. Kuncinya ada pada kolaborasi antara negara, BUMN, dan rakyat,” tegasnya.(jr)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Minyakita Dihapus Saat Harga Melejit, Pengamat: Rakyat Miskin Jadi Korban

11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Bukan Atur WFH, Sekjen Matahukum Minta Istana Bongkar Tata Kelola Energi

11 Juni 2026 - 12:45 WIB

Kasus Beras Bangkalan, Legislator Golkar: Bulog Jangan Asal Ganti

8 Juni 2026 - 14:26 WIB

Sebut Proyeksi BI Cuma Pembelaan Diri, CBA Desak Perry Warjiyo Mundur Jika Rupiah Anjlok

5 Juni 2026 - 10:40 WIB

Pupuk Kaltim Borong Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

5 Juni 2026 - 10:38 WIB

Resmi Dilantik, Kapolda Metro Jaya Minta 993 Bripda Baru Jaga Integritas

5 Juni 2026 - 10:24 WIB

Trending di Nasional