Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 26 Sep 2023 09:32 WIB ·

MPC PP : Bentrok Pasar Kuta Bumi Adanya Miskomunikasi


Ketua MPC PP Kabupaten Tangerang, H. Zulkarnain Perbesar

Ketua MPC PP Kabupaten Tangerang, H. Zulkarnain

TANGERANG | Harian Merdeka

Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Tangerang Zulkarnain menyesalkan, adanya peristiwa bentrokan sejumlah orang pada Minggu 24 September 2023 pukul 15.00 WIB antara kelompok massa dengan sekelompok pedagang di Pasar Kuta Bumi, Kabupaten Tangerang.

“Tentunya Majelis MPC PP sangat menyayangkan dan mengecam keras atas semua tindak tanduk kekerasan dan mendukung aparat hukum, dalam hal ini, kepolisian melakukan langkah humanis dan kompromis, menyelesaikan persoalan di pasar Kuta Bumi Tangerang,” ungkap Zulkarnain, kepada Wartawan, Senin (25/9/23).

MPC Pemuda Pancasila, sambung Zulkarnain, sudah Koordinasi dengan pengurus PAC Pasar Kemis bahwa tidak ada campur tangan Pemuda Pancasila di peristiwa itu. Kalau pun ada, kata Zulkarnain, yang mengaku bagian ormas pemuda pancasila.

“Dipastikan itu adalah oknum karena MPC PP Kabupaten Tangerang dan PAC Pasar Kemis tidak pernah dapat koordinasi dari anggota dilapangan terkait hal tersebut,” tambahnya.

Zulkarnain mengimbau, kepada anggota Pemuda Pancasila dari tingkat MPC, PAC dan Ranting agar tidak ikut terlibat bentrokan jika ada yang terlibat akan mendapat sanksi secara aturan profesional AD/ART Pemuda Pancasila

“Tim Satgas Lapangan MPC dan MPC sedang menganalisa dan evaluasi anggota Pemuda Pancasila agar dapat mengetahui apakah ada anggota yang terlibat sampai saat ini belum ada anggota Pemuda Pancasila yang ikut terlibat langsung,” terangnya.

Selain meminta keterangan ketua MPC dan Jajarannya juga kepihak PAC PP tingkat kecamatan hingga tingkat ranting (Desa) Tim Satgas juga mencari informasi ke lapangan “Terdapat surat edaran dari pihak Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja Kota Bumi menggunakan Kop surat Pemkab Tangerang

Zulkarnain pun menyayangkan surat permintaan pengamanan itu. Sebab, katanya, permintaan pengamanan sepatutnya ditujukan kepada pihak Kepolisan, bukan kepada Pemuda Pancasila.

“Seharusnya permintaan pengamaman kepada pihak Kepolisian, bukan ke Pemuda Pancasila,” ungkapnya.

Apalagi, kata Zulkarnain, dalam permintaan pengamanan kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Pasar Kemis tidak sesuai prosedur. “Jangan kami dibenturkan kepada masyarakat,” ucapnya.

Maka dari itu, ia sangat menyesalkan bentrokan yang terjadi di Pasar Kutabumi tersebut. Sebab, katanya, karena hal itu imbas dari permintaan pengamanan itu.

“Ditambah surat permintaan pengamanan tersebut tidak sampai ke meja saya,” katanya.

Zulkarnain juga meminta Kepolisian agar segera mengungkap bentrok berdarah di Pasar Kutabumi. Sebab, katanya, siapa pun yang terlibat harus diusut.

“Saya juga meminta agar rekan-rekan Pemuda Pancasila colling down dan tidak mengambil langkah-langkah dalam pengamanan di Pasar Kutabumi selanjutnya,” tukasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gempa M5,9 Guncang Nias Utara, Warga Gunungsitoli Terbangun, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

20 April 2026 - 13:10 WIB

FPRMI Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN

18 April 2026 - 20:39 WIB

Polres Nias Terbitkan SP2HP, Dugaan Pungli di SMKN 1 Idanogawo Mulai Diusut

18 April 2026 - 20:33 WIB

Egi Hendrawan: Sekolah Gratis Andra Soni Investasi Putus Rantai Kemiskinan

18 April 2026 - 20:14 WIB

Pilar Terjun Langsung Tinjau Titik Banjir dan Longsor Akibat Hujan Ekstream

16 April 2026 - 12:13 WIB

Layanan Perumda TKR Kabupaten Tangerang Makin Top di Usia 50 Tahun.

16 April 2026 - 12:04 WIB

Trending di Daerah