TANGERANG | Harian Merdeka
H. Alamsyah aktivis Kabupaten Tangerang menilai, bahwa pemasangan sapanduk maupun baeliho Masyal Rasyid oleh masyarakat yang menginginkan dirinya (Masyal Rasyid_red) maju pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah hal yang wajar.
Pasalnya, baliho tersebut memang dipasang oleh masyarakat yang menaruh harapan untuk bisa melanjutkan pembangunan di Kabupaten Tangerang kepada sosok seorang Maesyal Rasyid agar bisa menjadi Bupati Tangerang periode 2024-2029.
“Kalau mau tanya soal baliho siapa yang pasang, coba aja tanya langsung kepada masyarakat yang pasang,” tegas Alamsyah, Kamis (14/3/24)
Alamsyah juga melihat saat ini yang bersangkutan, yakni Sekda Maesyal Rasyid belum menyatakan beliau akan maju sebagai bakal calon Bupati Tangerang 2024-2029.
“Dan sebagai ASN saya melihat belum ada tuh yang melanggar apapun,” beber Alamsyah.
Selain itu, sambung Alamsyah, tahapan Pilkada Kabupaten Tangerang juga belum dimulai, dan Maesyal Rasyid belum mendaftar ke KPU atau sudah ada keputusan KPU tentang keikutsertaan dalam pencalonan Bupati Tangerang.
“Tahapan Pilkada aja belum, ditambah beliau juga belum menyatakan ikut Pilkada Kabupaten Tangerang,” terangnya.
Alamsyah mengaku sangat menyayangkan jika ada segelintir mahasiswa yang mendesak Sekda Maesyal Rasyid untuk dicopot dari jabatannya.
“Seharusnya mereka peka bahwa sampai detik ini Sekda Maesyal Rasyid belum menyatakan bahwa dia akan ikut pada bursa pencalonan Pilkada Kabupaten Tangerang November 2024 besok,” tuturnya.
Kata Alamsyah, seorang ASN mundur dari jabatannya ketika sudah masuk tahapan Pilkada, dan saat ini tahapan Pilkada saja belum masuk. Ditambah apakah Sekda Maesyal Rasyid akan ikut Pilkada Kabupaten Tangerang kita belum tahu.
“Silahkan dukung calon, asal bersaing yang sehat aja,” demikian Aktifis yang dikenal kritis ini. (dam/TR)







