Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 14 Nov 2024 15:02 WIB ·

Pemkot Bogor Himbau Warga untuk Waspada Terhadap Dampak Perubahan Cuaca


Pemkot Bogor Himbau Warga untuk Waspada Terhadap Dampak Perubahan Cuaca Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Pemkot Bogor memberikan atensi terhadap program-program kesehatan di wilayah, termasuk antisipasi terhadap perubahan cuaca.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari mengingatkan insan kesehatan serta masyarakat daerah itu untuk mengantisipasi dampak perubahan cuaca dan musim hujan.

“Saat ini kita memasuki musim hujan. Mari kita jaga kesehatan, mari kita waspada, dan mari kita laksanakan program-program yang berkaitan dengan kesehatan di Kota Bogor,” ujarnya dikutip antaranews.

Terkait arahan Pj Wali Kota Bogor, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, pihaknya telah melakukan antisipasi dan mitigasi risiko terkait kondisi cuaca saat ini. Salah satunya meningkatkan sarana dan prasarana pendukung layanan kesehatan.

“Sinergi dan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan sangat penting untuk mendukung program kesehatan,” ucapnya.

Selain meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan kesehatan, kata Retno, Dinkes Kota Bogor akan meningkatkan pelaksanaan skrining atau deteksi dini penyakit, yang menjadi program prioritas daerah ini.

“Kota Bogor sedang menggalakkan deteksi dini dan skrining pada semua usia, terutama usia produktif, melalui inovasi yang hanya dimiliki Kota Bogor, yaitu Pamong Walagri khusus bagi ASN Kota Bogor, serta Paguyuban Salapan yang menyasar sembilan kelompok sasaran bagi semua usia produktif,” paparnya.

Sementara itu, untuk pencegahan dan pengendalian penyakit TBC, Kota Bogor menjalankan program unggulan, yaitu Aksi Geulis, yang telah diapresiasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Menurut Retno, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung program kesehatan dan mendorong pola hidup sehat.

“Melalui kegiatan-kegiatan promotif dan preventif yang memberdayakan serta menggerakkan seluruh elemen masyarakat, seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, kita bersama-sama mengajak masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat,” ucapnya

Dalam Peringatan HKN tingkat Provinsi Jawa Barat, Kota Bogor menerima penghargaan atas upayanya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, yang mencakup percepatan ODF, pengelolaan vaksin, dan pengelolaan perbekalan kesehatan atau farmasi.  (jr)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tim SAR Nias Evakuas Nenek 65 Tahun Tewas Tertimbun Longsor di Nias Selatan

10 April 2026 - 12:27 WIB

SPS Gelar Halal Bi Halal, Muktarrudin Gaungkan Target Go Internasional

9 April 2026 - 06:21 WIB

Kembali Terulang Pekerja Tewas Di PT. Cemindo Gemilang. IMALA Soroti Lemahnya K3

7 April 2026 - 17:49 WIB

Sekda Bambang Tegaskan Pentingnya Penguatan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan

7 April 2026 - 16:41 WIB

Polda Banten Klarifikasi Dugaan Pungli di Kawasan PT KHS, Tidak Ditemukan Unsur Pemaksaan

7 April 2026 - 11:47 WIB

Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Perbaikan RSUD, Fokus Benahi Fasilitas Dasar

6 April 2026 - 15:58 WIB

Trending di Daerah