Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 26 Nov 2025 12:07 WIB ·

Pengamat Hukum Sebut Perbaikan Tata Kelola Pertamina untuk Melawan Mafia Migas


Pengamat Hukum Sebut Perbaikan Tata Kelola Pertamina untuk Melawan Mafia Migas Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Upaya Pertamina berbenah memperbaiki tata kelola dan meningkatkan layanan dinilai membuat jaringan mafia migas gerah. Pengamat hukum Agus Surono mengatakan Pertamina harus terus menunjukkan upaya pembenahan tata kelola dan langkah tegas dalam melawan mafia mengingat Pertamina merupakan perusahaan energi nasional.

“Dengan langkah tegas Pertamina berbagai kebijakan akan membuat gerah mafia migas yang telah menguasai energi di Indonesia, patut kita bantu dengan dukungan,” kata Agus saat dihubungi, Haria Merdeka, Rabu (26/11/2025).

Terkait potensi perlawanan mafia migas setelah penetapan tersangka terhadap Riza Chalid dan anaknya, Guru Besar Hukum Universitas Pancasila ini menilai kelompok tersebut memiliki tujuan terstruktur untuk melemahkan negara melalui serangan terhadap Pertamina sebagai representasi pemerintah di sektor energi.

“Pastinya mafia migas akan melakukan berbagai cara untuk merusak citra pemerintah dengan melawan Pertamina karena banyak yang ingin menguasai energi nasional kita,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa upaya Pertamina dalam melakukan pembenahan harus mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa, terutama karena jaringan mafia migas masih aktif mencoba mengganggu reformasi sektor energi.

“Masyarakat dan semua pihak harus ikut mendukung Pertamina dalam membenah agar bisa bekerja secara maksimal dan melakukan bersih-bersih agar tidak terpengaruh mafia migas,” tegasnya.

Kepala Program Studi Doktor Ilmu Hukum ini menambahkan, dukungan publik merupakan pondasi penting agar Pertamina mampu bertahan dan membersihkan sektor migas dari kelompok-kelompok yang merugikan negara.

“Semua pihak baik masyarakat, aparat penegak hukum dan lembaga terkait harus membantu Pertamina selamatkan aset negara,” pungkasnya.(Agus Irawan).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bantah Halangi Wartawan, Oknum Guru di Nias : Saya Justru Ditekan

17 April 2026 - 12:08 WIB

Dampingi Pemkot Tangsel , Kejari Berharap Cegah Pengelolaan Penyimpangan Anggaran

17 April 2026 - 12:06 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Tahan Ketua Ombudsman Hery Susanto

17 April 2026 - 12:02 WIB

MataHukum: KPK Segera Periksa Menag Terkait Karpet Merah Tender Rp121 M

16 April 2026 - 12:18 WIB

UI Serahkan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual ke Satgas, 16 Mahasiswa Diperiksa

15 April 2026 - 13:58 WIB

Desakan MataHukum: Segera Terbitkan Keppres Wakil Jaksa Agung RI

14 April 2026 - 14:13 WIB

Trending di Hukum