Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Politik · 13 Des 2025 17:55 WIB ·

Pengamat : Kapolri dari Kalangan Sipil Wajar Secara Politik


Pengamat : Kapolri dari Kalangan Sipil Wajar Secara Politik Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pengamat politik Universitas Terbuka (UT) Insan Praditya Anugrah menilai pemilihan Kapolri harus dilakukan secara terbuka tanpa adanya kepentingan politik.

Namun, terkait soal pergantian Kapolri dari kalangan tokoh non kepolisian hal yang wajar saja jika secara politik.

“Kepolisian memang sipil, dan usulan mengganti Kapolri dengan tokoh non-kepolisian sah-sah saja secara politik,” kata Insan kepada Harian Merdeka, Sabtu ( 13/12/2025).

Insan menjelaskan jika polisi bisa masuk ke berbagai lembaga pemerintah maupun Kementerian, mengapa tidak sebaliknya?.”Toh polisi itu sama-sama sipil, mereka bukan militer,” jelas Insan.

Menurut Insan, kepolisian selama ini merasa paling spesial karena berada langsung dibawah Presiden.

“Kepolisian selama ini merasa diri mereka spesial karena berada langsung di bawah Presiden,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seharusnya, kepolisian hanya menjadi bagian dari Kementerian, misalnya di bawah Kemendagri, sehingga arogansi mereka kepada masyarakat memudar.

Terkait pergantian Kapolri, tampaknya masih bergantung dari Presiden Prabowo Subianto, namun sekalipun diganti tampaknya Kapolri baru akan dipikirkan pasca penanganan bencana alam selesai.

Sebelumnya, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar mengatakan pemilihan Kapolri merupakan hal prerogatif Presiden. Karena itu, kata dia, tidak harus meminta persetujuan DPR.

” Tindakkah sepenuhnya kewenangan prerogatif dari seorang Presiden memilih calon Kapolri dari persyaratan yang dipenuhi dari Polri itu sendiri? Tidak perlu membawa kepada forum politik giru, melalui DPR,” ujar Da’i Bachtiar. (Agus Irawan).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PPP Nilai Kader Madura Layak Pimpin DPW PPP Jatim

23 Januari 2026 - 15:30 WIB

Komisi XI DPR Buka Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI

23 Januari 2026 - 14:44 WIB

Golkar Angkat Wacana Pilkada DPRD demi Tekan Biaya Politik

23 Januari 2026 - 14:35 WIB

Ultah Megawati Jadi Aksi Sosial Kader PDIP di Seluruh Indonesia

23 Januari 2026 - 14:01 WIB

PKS Gas Ruang Ekspresi Anak Muda Lewat Indonesia Muda Bicara

22 Januari 2026 - 16:53 WIB

Mentri PANRB Pasang Badan untuk Polri di Garda Perlindungan Perempuan dan Anak

22 Januari 2026 - 16:30 WIB

Trending di Politik