Menu

Mode Gelap
Hotel Santika Premiere Bintaro hadirkan Sensasi Kuliner Lezat di Bulan Mei 2024 Sarwendah Somasi Lima Akun Tik Tok Kevin Sanjaya Mundur dari Pelatnas Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang Shin Tae-yong Siap Perpanjang Kontrak dengan PSSI Hingga 2027

Daerah · 22 Okt 2023 06:50 WIB ·

Pj Gubernur Al Muktabar Ikuti Pembacaan 1 Miliar Sholawat Nariyah PWNU Provinsi Banten


Pj Gubernur Al Muktabar Ikuti Pembacaan 1 Miliar Sholawat Nariyah PWNU Provinsi Banten Perbesar

BANTEN | Harian Merdeka

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengikuti Pembacaan 1 Miliar Sholawat Nariyah secara Nasional di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten Jl. Raya Jakarta, Kampung Kemang, Kelurahan Panancangan, Kota Serang, Sabtu malam (21/10/2023). Kegiatan ini merupakan bagian dari Hari Santri Nasional 2023.

Menurut Al Muktabar, kegiatan itu bagian dari silaturahmi antara ulama dengan umaro. Sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi stabilitas daerah yang aman dan tenteram.

“Kita merayakan Hari Santri Nasional. Hari Santri bagian dari kita membulatkan tekad untuk Indonesia merdeka pada.waktu itu,” ungkap Al Muktabar.

“Ini hal mendasar bagi bangsa Indonesia. Kalau kita lihat kesejarahan kita bahwa santri memiliki peranan penting sehingga membuat kesatuan Indonesia,” tambahnya.

Dikatakan, para kiai dan santri turut menghantarkan Kemerdekaan Indonesia. Santri tidak hanya mengantarkan kemerdekaan Indonesia. Santri juga terus mengisi Kemerdekaan Indonesia sampai saat ini.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar mengajak para hadirin untuk terus menjaga dan memupuk persatuan bangsa. Menurutnya, santri dan pesantren turut merawat persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Sejak perjuangan hingga saat ini santri memiliki peran penting. Banyak sekali pemimpin-pemimpin Indonesia yang berasal dari santri,” ungkapnya.

“Presiden RI ke-4 Gus Dur adalah santri. Saat ini kita memiliki Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin adalah santri. Menteri-menteri banyak sekali dari santri,” tambah Al Muktabar.

Menjadi santri, lanjutnya, harus punya cita-cita yang tinggi. Upayakan santri memiliki kemampuan berbahasa karena saat ini dunia sudah tanpa batas. Dunia sudah tersambung walaupun melalui digital.

“Indonesia meliki generasi muda yang jumlahnya luar biasa. Indonesia dalam fase memiliki bonus demografi. Momen ini penting untuk kita ambil,” ungkap Al Muktabar.

“Santri harus terus menggiatkan kemampuannya. Dengan demikian kita yakin betul Indonesia akan terus jaya dan semakin makmur dengan santri-santri yang kuat,” pungkasnya.

Seperti dijelaskan Ketua PWNU Provinsi Banten KH Bunyamin Hafidz, Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober berangkat dari Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy’ari.

“Resolusi Jihad membakar semangat para kiai, santri dan masyarakat untuk mempertahankan Kemerdekaan,” jelasnya.

Sebagai informasi, pembacaan Sholawat Nariyah dipimpin oleh KH Yamleh Chatib. Sementara doa oleh KH Thobari dan KH Bunyamin Hafidz.(hmi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penyelenggaraan World Water Forum di Bali Buka Probabilitas Investasi

15 Mei 2024 - 12:25 WIB

Ketua PAC PP Belawan Minta Pemerintah Tutup Aktivitas Depo Peti Kemas PT Jaya Industri Utama

14 Mei 2024 - 12:29 WIB

Masyarakat Diajak Sukseskan CFD

13 Mei 2024 - 09:42 WIB

Pemprov Banten Tempatkan Pengelolaan Seluruh RKUD di Bank Banten

6 Mei 2024 - 12:56 WIB

Berani Beda: SMA-SMK Mulia Buana Gelar Wisuda Mewah, Meski Kemendikbudristek Sebut Tak Wajib

2 Mei 2024 - 08:09 WIB

Penanganan Kawasan Kumuh Diminta Diselesaikan dengan Multi Fungsi

30 April 2024 - 09:44 WIB

Trending di Daerah