Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 14 Des 2024 16:19 WIB ·

Pj Gubernur Banten: Anggaran Publik Harus Langsung Dirasa Warga!


Pj Gubernur Banten: Anggaran Publik Harus Langsung Dirasa Warga! Perbesar

BANTEN | Harian Merdeka


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menekankan kepada seluruh Pemerintah Daerah agar dalam membelanjakan anggaran APBN maupun APBD harus benar-benar efektif dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Hal itu diungkap Al Muktabar usai melaksanakan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2025 di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (13/12/2024).

Presiden RI Prabowo Subianto, ungkap Al Muktabar, memerintahkan agar belanja negara harus dilakukan dengan meningkatkan efisiensi, penghematan di semua bidang, mengurangi pemborosan.

“Saya mengajak seluruh unsur untuk mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang bersifat seremoni. Kurangi yang bersifat terlalu banyak kajian, seminar, dan sebagainya. Sekarang saatnya adalah mengatasi masalah langsung,” jelasnya.

Masih menurut Al Muktabar, saat ini Pemprov Banten sangat fokus mengejar ketahanan pangan dan energi. Lalu pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan yang terus didorong semakin baik, serta kesehatan.

“Apa yang menjadi program Bapak Presiden Prabowo Subianto itu sejatinya sudah kita laksanakan. Tinggal ke depan terus ditingkatkan termasuk dalam pelaksanaan penerapan sistem pemerintahan yang berbasis digital,” jelasnya.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten Suska menambahkan, belanja transfer pemerintah pusat ke daerah pada tahun 2025 ini sebesar Rp19,14 triliun. Jumlah itu menurut Suska terjadi kenaikan dibandingkan tahun lalu.

“Itu menunjukkan bahwa dukungan Pemerintah Pusat ke Pemda untuk melaksanakan program-program terus dilakukan,” katanya.

Suska juga menegaskan jika pihaknya akan terus mengawal agar penyalurannya lancar dan tepat sasaran. Serta yang terpenting adalah program-program di daerah itu bisa inline dengan program Pemerintah Pusat.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemda dari sisi anggaran transfer maupun program yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.

Pada Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun 2025 itu, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas dan penyerahan penghargaan.(hmi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bang Benyamin, Mendapat Kritik Keras “Stop ABS, Open Bidding”

22 Mei 2026 - 15:59 WIB

Pemkot Tangsel dan Kemenkum Dorong UMKM Daftarkan Merek Kolektif dan Legalitas Usaha

22 Mei 2026 - 13:35 WIB

Sudah Putusan Dewan Pers, Kenapa Polda Metro Tetap Panggil Wartawan

22 Mei 2026 - 11:13 WIB

Komisi I Minta Pemkot Tangerang Larang RT/RW Izinkan Pemasangan Kabel Internet via Udara

22 Mei 2026 - 11:10 WIB

Agrosolution Pupuk Kaltim Hadir di Gorontalo, Beri Jaminan Harga dan Pendampingan

21 Mei 2026 - 14:41 WIB

Raih Penghargaan TP2DD Jawa-Bali, Pemkot Tangsel Jadi Percontohan Digitalisasi Pajak Daerah

20 Mei 2026 - 15:15 WIB

Trending di Pemerintahan