Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 30 Nov 2024 20:50 WIB ·

Pj Sekda Banten Pimpin Apel Siaga Bencana 2024, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran


Pj Sekda Banten Pimpin Apel Siaga Bencana 2024, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Perbesar

Banten | Harian Merdeka

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara mengatakan, edukasi dan sosialisasi terkait dengan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat sangat penting dilakukan, sehingga masyarakat dapat memahami langkah-langkah yang dilakukan dalam menghadapi bencana.

Demikian hal itu disampaikan Usman Asshiddiqi Qohara usai menjadi Pembina Apel Siaga Bencana tingkat Provinsi Banten Tahun 2024 di Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Kota Serang, Jumat (29/11/2024).

“Kita terus melakukan mitigasi risiko, maka kita sejak awal harus deteksi dini. Kemudian kita juga harus mempersiapkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat waspada dan sadar bencana,” ungkapnya.

Selanjutnya, Usman menyampaikan Provinsi Banten menjadi daerah rawan bencana, baik bencana yang disebabkan faktor alam maupun non alam. Maka perlu dilakukan upaya mitigasi risiko bencana secara bersama-sama.

“Bagi daerah yang rawan bencana, kita harus juga edukasi masyarakat untuk sadar bencana. Sehingga saat bencana, tidak berdampak atau kecil risikonya kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, kata Usman, kolaborasi dengan seluruh pihak menjadi hal utama dalam kesiapsiagaan bencana dan penanggulangan bencana. Terlebih wilayah Provinsi Banten memiliki cakupan yang luas.

“Jadi harus ada kolaborasi semua pihak, yang terpenting untuk edukasi masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana menyampaikan, apel siaga bencana tersebut merupakan respon Pemprov Banten terkait dengan potensi bencana hidrometeorologi basah yang menyebabkan bencana banjir, longsor dan cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada November s.d Desember 2024.

“Apel siaga ini diikuti oleh BPBD Kabupaten/Kota, unsur TNI dan Polri, instansi vertikal terkait, serta para relawan,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam kesiapsiagaan bencana pihaknya telah melakukan pengecekan sejumlah peralatan dan telah menggelar edukasi kepada masyarakat.

“Kita terus melakukan persiapan untuk mengantisipasi bila terjadi bencana, mulai dari pengecekan alat dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Pada apel siaga bencana itu, BPBD Provinsi Banten juga menyalurkan sejumlah bantuan peralatan penanggulangan bencana kepada BPBD Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten. Mulai dari tas siaga bencana, perahu karet, alat pemotong atau mesin gergaji serta peralatan lainnya.(hmi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Forsiber Desak KPK dan Kejaksaan Usut Pengadaan di Korlantas Polri

4 Juni 2026 - 13:36 WIB

Mengawal Transparansi Anggaran “POPDA” Dispora Pemkot Tangerang.

3 Juni 2026 - 10:18 WIB

HUT ke-10 Polda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Puji Peran Strategis Polri

2 Juni 2026 - 10:10 WIB

Bang Benyamin, Mendapat Kritik Keras “Stop ABS, Open Bidding”

22 Mei 2026 - 15:59 WIB

Pemkot Tangsel dan Kemenkum Dorong UMKM Daftarkan Merek Kolektif dan Legalitas Usaha

22 Mei 2026 - 13:35 WIB

Sudah Putusan Dewan Pers, Kenapa Polda Metro Tetap Panggil Wartawan

22 Mei 2026 - 11:13 WIB

Trending di Pemerintahan