Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kesehatan · 8 Okt 2024 15:28 WIB ·

Prabowo Bikin 2X Makan Gratis


Prabowo Bikin 2X Makan Gratis Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

“Makanya kita bisa mengerti bahwa ranking pendidikan kita sangat buruk. Nomor 1 itu ada Singapura, Finlandia. Indonesia terburuk di dunia,”

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, menuturkan, program makan gratis yang digagas Presiden terpilih Prabowo Subianto buat  anak sekolah tak hanya untuk makan siang. Prabowo juga menyiapkan sarapan atau makan pagi gratis.

“Jadi ini makan gratis itu 2 kali sehari, untuk pagi dan siang hari,” ujar Hashim yang juga adik kandung Prabowo di Menara Kadin Jakarta, Senin (7/10).

Lebih lanjut, Hasim menuturkan kebijakan itu akan diambil guna merespons data yang disampaikan Kementerian Kesehatan bahwa 41 % anak sekolah di Indonesia berangkat tidak sarapan atau makan pagi. 

“Mereka sekolah setiap hari harus lapar, mereka masuk sekolah dengan perut kosong,” tambah Hashim.

Kondisi anak belum sarapan, lanjut Hasim, berdampak pada kualitas belajar siswa. Sehingga konsenttrasi belajarnya menurun dan berdampak pada daya tangkap atas materi yang disampaikan para guru di sekolah.

“Makanya kita bisa mengerti bahwa ranking pendidikan kita sangat buruk. Nomor 1 itu ada Singapura, Finlandia. Indonesia terburuk di dunia,” sambungnya.

Hashim mengatakan, buruknya kualitas belajar di sekolah ini akan menyimpan dampak negatif di masa depan. Terutama dalam menyambut era demografi 10 tahun mendatang. Daya saing SDM terancam kalah, atau bahkan lambat untuk menyesuaikan dengan kebutuhan industri.

“Ada 18 juta anak masuk sekolah lapar setiap hari. Jumlah anak sekolah ada sekitar 48 juta anak, 40 juta anak sekolah, dan 8 juta di pesantren. Kalau mereka sekolah itu kerap lapar, di rumah juga lapar,” kata Hashim. (jr)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Charles Honoris Desak Pemerintah Manfaatkan Libur Sekolah untuk Audit Dapur MBG

15 Juni 2026 - 16:16 WIB

DPR Soroti Tata Kelola MBG, Charles Dorong Penghentian Sementara dan Evaluasi

15 Juni 2026 - 16:11 WIB

Cak Imin Minta Kader Muda PKB Isi Kekosongan Pemimpin Berkualitas

15 Juni 2026 - 15:25 WIB

Demer dan Jajaran Golkar Bali Sampaikan Belasungkawa ke Rumah Duka Diartha Nida

15 Juni 2026 - 15:01 WIB

Said Aldi dan Ahmed Zaki Kukuhkan Pengurus Daerah AMPG DKI Jakarta

15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Bukan Orang Baru di DPRD, Pengalaman Jadi Modal Utama Sekwan Subhan

15 Juni 2026 - 14:16 WIB

Trending di Pemerintahan