JAKARTA | Harian Merdeka
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menilai kunjungan perdana Presiden Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, sebagai penegasan bahwa proyek ibu kota baru merupakan warisan negara yang wajib diselesaikan. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintahan Prabowo dalam melanjutkan pembangunan IKN.
“Itu kan membuktikan, kunjungan presiden dengan para menterinya membuktikan bahwa ini adalah sebuah legacy yang harus diselesaikan,” kata Dede Yusuf kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).
Dede Yusuf menyampaikan, selama anggaran pembangunan masih tersedia, pemerintah akan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur dan tata kelola di kawasan IKN. Ia menilai tidak ada indikasi proyek strategis nasional tersebut akan ditinggalkan.
“Kalau uangnya masih ada, saya rasa masih serius,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.
Ia menambahkan, Komisi II DPR RI memiliki mandat khusus untuk memastikan tata kelola IKN berjalan dengan baik. Komisi II tidak berada pada ranah pembangunan fisik, namun fokus pada aspek pemerintahan, kelembagaan, dan administrasi kawasan ibu kota baru.
“Kalau Komisi II kan mandatnya dari pimpinan DPR RI adalah bagaimana menyelesaikan tata kelola IKN sebaik-baiknya karena kita kan tidak masuk di infrastruktur,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan perdananya ke Ibu Kota Nusantara sebagai kepala negara pada Senin (12/1/2026). Setibanya di lokasi, Prabowo disambut langsung oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono beserta jajaran.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo meninjau sejumlah titik strategis pembangunan di kawasan IKN untuk melihat secara langsung progres serta kesiapan infrastruktur yang tengah dikembangkan pemerintah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, Presiden Prabowo bahkan bermalam di kawasan IKN setelah menjalani rangkaian kunjungan kerja di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
“Setelah tadi pagi dari Banjarbaru di Kalimantan Selatan dan siangnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, lalu menginap di IKN,” ujar Teddy.
Kunjungan dan agenda Presiden tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara tetap menjadi agenda strategis nasional di bawah pemerintahan Prabowo Subianto. (rhm)







