Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 17 Okt 2025 11:54 WIB ·

Presiden Prabowo Jelaskan Hapus Utang Petani


Presiden Prabowo Jelaskan Hapus Utang Petani Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pentingnya kemandirian dan keberanian Indonesia untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Pemerintah terus bekerja untuk memperdayakan masyarakat dan memperluas kesempatan kerja, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah, kata Prabowo, memberikan pengampunan bagi utang-utang lama petani dan pelaku usaha kecil. Baginya, semua utang itu sudah tidak realistis untuk ditagih.

“Saya memanggil beberapa bankir, kami berdiskusi. Dan pada dasarnya saya memahami bahwa sebenarnya di bank, setelah 25 tahun, sebagian besar utang itu sudah dihapuskan dalam pembukuan bank,” ujar Prabowo dalam sesi dialog ‘A Meeting of Minds’ pada acara Forbes Global CEO Conference 2025 di Hotel The St.Regis, Jakarta Selatan,  Rabu (15/10) malam.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti capaian tim ekonomi yang dikomandoi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yakni melalui penyelesaian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa.

Dia menilai, kesepakatan tersebut menjadi terobosan penting dalam memperluas akses pasar Indonesia di tengah situasi perdagangan global yang semakin kompetitif.

“Saya juga menyaksikan penandatanganan CEPA dengan Kanada dan saya pikir kita semakin berupaya menjalin kesepakatan seperti ini dengan banyak pasar lain, termasuk Amerika Latin, RCEP, dan CPTPP, dan sebagainya,” ucap Prabowo.

Selain memperluas kerja sama internasional, ia juga menekankan pentingnya memperkuat pasar domestik sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut telah menciptakan efek berganda yang besar terhadap lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Bahkan dengan program makan gratis ini saja, kami sudah menciptakan langsung 1,5 juta lapangan kerja, langsung. Ada 30 ribu dapur, masing-masing mempekerjakan 50 orang. Dengan dua atau tiga shift, jadi 50 orang kali 30 ribu, itu 1,5 juta. Para ahli ekonomi mengatakan kepada saya bahwa pertumbuhan 1 persen menciptakan 400 ribu lapangan kerja. Nah, kami sudah menciptakan 1,5 juta lapangan kerja. Itu setara dengan 3 persen. Dan itu belum termasuk 81 ribu koperasi,” kata Prabowo.

Dia juga menjelaskan, kebijakan tersebut juga berdampak pada tumbuhnya wirausaha lokal dan peningkatan konsumsi masyarakat, yang menjadi pendorong utama ekonomi. Prabowo pun menegaskan komitmennya untuk menata ulang badan usaha milik negara (BUMN) agar lebih efisien dan berdaya saing global.

“Jadi saya telah memberikan arahan kepada Ketua Danantara untuk merasionalisasi semuanya, mengurangi jumlah BUMN dari sekitar 1.000 menjadi angka yang lebih rasional, mungkin 200, atau 230, 240, dan kemudian menjalankannya dengan standar internasional. Saya yakin tingkat pengembalian 1 persen atau 2 persen bisa dan harus meningkat,” kata Prabowo.

Dia melanjutkan, keberhasilan ekonomi nasional harus dimulai dari pemahaman yang kuat terhadap prinsip-prinsip ekonomi. “Jika Anda tidak memahami ekonomi, Anda bisa dengan mudah dipermainkan oleh para ekonom. Anda tidak boleh merasa takut oleh apa yang disebut para ahli. Saya berbicara kepada generasi muda saya,” pungkasnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Soal Anggaran Pengadaan IT Rp 1,2 Triliun, kepala BGN Dadan Hidayan Pastikan Transparan

21 April 2026 - 16:57 WIB

Jalan Desa Puluhan Tahun Rusak, Kini Mulus Berkat Program Bang Andra

21 April 2026 - 12:21 WIB

Perketat Kawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran Pemkot Tangsel Gandeng Kejari

17 April 2026 - 12:04 WIB

Sekda Bambang : Pemkot Tangsel Borong BUMD Award 2026 Predikat Bintang 5

14 April 2026 - 16:54 WIB

ASN DKI Jakarta Ditegur Usai Ubah Pelat Mobil Dinas Saat Beraktivitas di Puncak

8 April 2026 - 11:27 WIB

DPR: Arab Saudi Nilai Penyelenggaraan Haji 2026 Tetap Aman, Persiapan Masih Perlu Ditingkatkan

7 April 2026 - 16:36 WIB

Trending di Pemerintahan