Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 6 Feb 2026 14:02 WIB ·

Program Kepramukaan di Lapas Gunungsitoli Siapkan Warga Binaan Reintegrasi Sosial


Program Kepramukaan di Lapas Gunungsitoli Siapkan Warga Binaan Reintegrasi Sosial Perbesar

GUNUNGSITOLI | Harian Merdeka

Program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli tak hanya sebatas kegiatan rutin di dalam blok hunian. Di balik tembok lapas, terdapat pembinaan kepramukaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menjadi salah satu upaya pembentukan karakter dan mental.

Kegiatan kepramukaan tersebut digelar secara terjadwal dan terarah dengan melibatkan warga binaan yang telah memenuhi persyaratan pembinaan.

Program ini dirancang bukan sekadar untuk mengisi waktu, melainkan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun menilai pendekatan kepramukaan efektif membantu membentuk sikap mental positif warga binaan.

“Melalui kegiatan pramuka, kami ingin membangun karakter warga binaan agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya, Kamis (5/2).

Ia menjelaskan, materi yang diberikan cukup beragam, mulai dari latihan baris-berbaris, pembinaan karakter, kerja kelompok, hingga penguatan wawasan kebangsaan.

Warga binaan juga didorong mengikuti pelatihan keterampilan untuk menunjang produktivitas selama menjalani masa pidana.

Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan selaras dengan tujuan sistem pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan, bukan semata hukuman.

“Ini bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi pembentukan mental dan kepribadian,” katanya.

Pendekatan humanis, lanjut dia, menjadi kunci dalam proses perubahan perilaku warga binaan. Karena itu, setiap kegiatan dilakukan dengan pendampingan serta pengawasan langsung dari petugas pembina.

Selama pelaksanaan program, situasi lapas tetap aman dan tertib. Petugas memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur dengan mengedepankan aspek keamanan.

Pihak lapas berharap pembinaan kepramukaan dapat membekali warga binaan dengan karakter kuat dan kesadaran moral, sehingga mampu berperan positif saat kembali ke tengah masyarakat.

“Harapan kami, saat mereka bebas nanti, mereka sudah siap menjadi pribadi yang lebih baik,” tutupnya.(Adi).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dihari Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Gunungsitoli Berbagi Bansos ke WBP

28 April 2026 - 13:53 WIB

KPPG Bali Tebar Sembako dan Edukasi Kurangi Plastik

27 April 2026 - 11:08 WIB

HUT ke 27 Kota Depok, Ada Kejutan Pelayanan Imigrasi

24 April 2026 - 16:38 WIB

Tinjau Genangan Air di Jalan Puspitek, Pilar Pastikan Pemkot Tangsel Layanan Terpadu

23 April 2026 - 16:33 WIB

Aliran Kali Ciputat Hilang, BCW Desak APH Periksa Izin Lingkungan PT JRP

23 April 2026 - 12:13 WIB

Jembatan Boduwo Diresmikan, Bukti Nyata Polri Hadir untuk Rakyat

23 April 2026 - 12:09 WIB

Trending di Daerah