Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 25 Feb 2026 14:52 WIB ·

Program MBG di Lebak: 102 Dapur Aktif, 138 Segera Difungsikan


Program MBG di Lebak: 102 Dapur Aktif, 138 Segera Difungsikan Perbesar

LEBAK | Harian Merdeka

Sebanyak 102 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah resmi beroperasi di wilayah Kabupaten Lebak hingga akhir Februari 2026. Sementara itu, 138 dapur lainnya masih dalam tahap pembangunan dan persiapan operasional dari total alokasi 240 dapur untuk daerah tersebut.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Lebak, Amir Hamzah, mengatakan pemerintah daerah terus mendorong percepatan realisasi program agar seluruh dapur MBG dapat segera difungsikan dan melayani masyarakat secara optimal.

“Kuota untuk Kabupaten Lebak sebanyak 240 dapur MBG. Saat ini 102 dapur sudah beroperasi, sedangkan 138 lainnya masih dalam proses pembangunan, penyiapan sarana dan prasarana, serta penyelesaian administrasi operasional,” ujar Amir Hamzah, Rabu (25/02/2026).

Menurut Amir, percepatan pembangunan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, penyedia infrastruktur, hingga unsur pelaksana teknis di lapangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan fasilitas dapur, kelancaran distribusi bahan pangan, serta ketersediaan tenaga pengelola di setiap titik.

Ia menjelaskan, kesiapan infrastruktur dan sistem distribusi menjadi faktor krusial dalam menjaga kualitas serta kontinuitas layanan program MBG. Setiap dapur, kata dia, wajib memenuhi standar operasional, baik dari sisi kelayakan bangunan, peralatan memasak, higienitas, maupun mekanisme penyaluran makanan kepada penerima manfaat.

Program MBG merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan keluarga prasejahtera. Di tingkat daerah, pelaksanaannya dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai kecamatan.

Amir menambahkan, pemerintah pusat menargetkan seluruh SPPG dapat beroperasi penuh pada tahun ini agar manfaat program dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah.

“Harapannya, ketika seluruh dapur MBG sudah aktif, distribusi makanan bergizi bisa berjalan maksimal dan tepat sasaran,” pungkasnya. (Eem/TR)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Masuk Program 2026, P3A Tarunajaya Apresiasi Normalisasi Irigasi Tasikmalaya

15 Juni 2026 - 15:10 WIB

Kepala Desa se Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Bantah Adanya Intervensi Oleh Jaro Ade

12 Juni 2026 - 15:19 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Kapolda Metro Jaya Dengarkan Langsung Keluhan dan Harapan Warga

11 Juni 2026 - 10:21 WIB

Anak Sekolah dan Petani Jadi Korban, Warga Titip Aspirasi Jembatan kepada TNI AD

8 Juni 2026 - 11:43 WIB

Dukung Mobilitas Warga, Satbrimob Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah

8 Juni 2026 - 10:34 WIB

Imbas Kebakaran Pasar Parung, MataHukum Minta Bupati Bogor Copot Direksi Pasar Tohaga

8 Juni 2026 - 10:18 WIB

Trending di Daerah