JAKARTA | Harian Merdeka
Paris Saint-Germain harus mengubur ambisi mempertahankan treble winners musim lalu setelah tersingkir dari Piala Prancis. Les Parisiens tumbang 0-1 dari Paris FC pada Babak 32 Besar Coupe de France di Parc des Princes, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.
Bermain di hadapan publik sendiri, PSG tampil dominan namun gagal mengonversi peluang menjadi gol. Petaka datang pada menit ke-74 ketika Jonathan Ikone menaklukkan kiper Lucas Chevalier dan membawa Paris FC unggul. Gol tersebut menjadi ironi pahit bagi PSG karena Ikone merupakan produk akademi klub yang sempat membela tim utama pada 2016 sebelum hengkang.
PSG tak mampu membalas hingga laga berakhir. Kekalahan ini memastikan langkah sang juara bertahan terhenti lebih awal dan sekaligus mengakhiri peluang mereka mengulang treble musim lalu.
Pada musim sebelumnya, PSG sukses meraih Coupe de France setelah mengalahkan Reims 3-0 di partai final. Kini, klub ibu kota Prancis itu hanya menyisakan dua kompetisi utama yang masih bisa dipertahankan, yakni Ligue 1 dan Liga Champions.
Di kompetisi domestik Ligue 1, PSG saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 39 poin dari 17 pertandingan, tertinggal satu poin dari Lens yang berada di puncak. Sementara di Liga Champions, PSG berada di peringkat ketiga klasemen grup dengan 13 poin dari enam laga.
Les Parisiens masih membutuhkan satu kemenangan untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar. Hingga pertengahan Januari ini, satu-satunya trofi yang berhasil diraih PSG adalah Trophée des Champions atau Piala Super Prancis, yang mereka menangkan pada 8 Januari lalu usai mengalahkan Marseille melalui adu penalti.
Tersingkirnya PSG dari Piala Prancis menjadi pukulan telak, terutama karena kekalahan terjadi di kandang sendiri dan dalam derby Paris. Ambisi besar untuk mengulang kejayaan musim lalu kini resmi kandas, meninggalkan tekanan besar bagi PSG untuk menjaga asa di sisa kompetisi yang masih mereka jalani. (dts/kay)







