Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Politik · 6 Okt 2023 13:38 WIB ·

Puan-Kaesang : Maaf, Ajak Politik yang Beretika


Puan-Kaesang : Maaf, Ajak Politik yang Beretika Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, Kaesang Pangarep, bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Dalam pertemuan itu, Kaesang sempat meminta maaf kepada Puan lantaran dulu PSI sempat mencela PDIP.

Pertemuan keduanya berlangsung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023) kemarin. Usai bertemu, Kaesang sempat membeberkan hasil pertemuan keduanya.

“Biasalah kan tadi ada beberapa obrolan serius, tapi balik lagi karena kami keluarga lebih ke santai-santai,” papar Kaesang usai pertemuan.

Kaesang menyebut dirinya juga sempat meminta maaf ke Puan. Perihal, kata dia, PSI yang dulu kerap mencela PDIP.

“Saya juga sempat minta maaf untuk teman-teman PSI yang dulunya bisa dibilang mencela atau merendahkan PDIP,” kata Kaesang.

“Saya dari PSI meminta maaf kepada Mbak Puan secara langsung dan teman-teman PDIP lainnya. Balik lagi ini pesta demokrasi harus dilakukan gembira dan santun,” lanjutnya.
Tak berhenti sampai di situ, Kaesang juga berkomitmen akan mendisiplinkan kader-kader PSI yang masih mencela partai lain, termasuk PDIP. Dia tak mempersoalkan jika yang disampaikan kadernya adalah kritik.

“Pasti (bakal didisiplinkan),” kata Kaesang usai bertemu Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya di kawasan Menteng.

“Balik lagi kan di dalam kami sudah bilang beberapa kali kalau mengkritik itu silakan, kalau mencela itu kan beda hal,” ujarnya.

Kaesang juga memperingatkan jangan sampai kritik memasuki ranah pribadi. Dia mempersilakan kadernya mengkritik kebijakan.

Sedangkan Puan lantas menyampaikan terima kasih atas niat baik Kaesang meminta maaf. Puan mengatakan baik PDIP maupun PSI sepakat untuk membangun politik yang beretika.

“Ya saya sangat berterima kasih dengan semangat yang tadi disampaikan Mas Kaesang, bahwa kita akan membangun Indonesia itu dengan politik etika yang santun,” ujar Puan.

Puan menilai dalam politik harus saling menghargai dan menghormati, meski berbeda pilihan. Sebab, kata dia, dalam politik semuanya memiliki tujuan yang sama.

“Kemudian saling menghargai, menghormati, boleh beda kepentingan, boleh beda kebijakan, namun kebijakan yang tidak kemudian mempunyai satu kesamaan cita-cita, itulah yang harus kita sama-sama perbaiki,” paparnya.

“Bukan bicara personal, bukan bicara satu hal yang kemudian tidak menghargai dan menghormati,” lanjut dia.(hab/hmi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Agenda Diplomasi di AS, Prabowo Bertemu Trump Bahas Kolaborasi Dua Negara

18 Februari 2026 - 13:56 WIB

Survei Indikator Politik: Kepuasan Publik terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,5 Persen

18 Februari 2026 - 13:38 WIB

Denny Charter: KKN Tak Lagi Tersembunyi, Kini Jadi Mekanisme Legal

18 Februari 2026 - 13:19 WIB

Masuk Tahun Kedua, Mualem–Dek Fad Didesak Rombak Birokrasi Aceh

18 Februari 2026 - 13:05 WIB

ICW Ingatkan Publik soal Riwayat Pelemahan UU KPK di Era Jokowi

18 Februari 2026 - 13:03 WIB

DPR RI Minta Pemerintah Pusat Tanggap Tangani Korban Banjir Lebak Gedong

16 Februari 2026 - 17:23 WIB

Trending di Daerah