Menu

Mode Gelap
Kalangan Industri Keberatan Penerapan KTR di Jakarta Bapanas: Beras Alami Deflasi ASDP Percepat Pengerahan KMP Jatra 1 PSI Buka Rekrutmen Terbuka bagi Tokoh dan Anak Muda yang Berminat Terjun ke Politik Pemerintah Aceh Ajukan Permohonan Bantuan ke UNDP dan UNICEF untuk Penanganan Pascabencana

Politik · 7 Nov 2025 12:16 WIB ·

Selama Pemilu 2024, DKPP Tangani 793 Pelanggaran Kode Etik


Selama Pemilu 2024, DKPP Tangani 793 Pelanggaran Kode Etik Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Sepanjang tahun Pemilu 2024, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menerima dan menangani 793 perkara terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

“Totalnya ada 793 perkara yang masuk pada tahun pemilu kemarin, pengaduan DKPP,” kata Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito
usai melantik 228 anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD) periode 2025–2026 di Jakarta, kemarin.

Heddy juga menerangkan putusan DKPP terhadap laporan tersebut sangat beragam, ada yang berupa peringatan, peringatan keras, bahkan diberhentikan sebagai penyelenggara pemilu.

Meski demikian, putusan terbanyak adalah rehabilitasi dan pemulihan nama baik terhadap penyelenggara pemilu terkait yang dilaporkan ke DKPP.

“Dari total itu, sebagian besar direhabilitasi, ada 48 persen. Jadi, yang diberi sanksi cuma 52 persen. Kenapa direhabilitasi? Karena tidak semua pengaduan itu terbukti di persidangan,” ujarnya.

Meski tidak menyebut angka pastinya, Heddy mengatakan cukup banyak pengaduan yang tidak memenuhi syarat untuk dikenakan sanksi dan tidak terbukti karena minimnya alat bukti yang dihadirkan dalam persidangan.

Heddy menjelaskan pelaksanaan pemilu serentak pada 2024 menjadi salah satu faktor yang menyebabkan membludaknya laporan masyarakat ke DKPP.

“Di tahun pemilu kemarin itu memang pemilu yang sangat berat karena ini pemilu untuk pertama kali secara serentak. Karena itu, DKPP sudah tentu saja kebanjiran perkara,” tuturnya.(jr)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PSI Buka Rekrutmen Terbuka bagi Tokoh dan Anak Muda yang Berminat Terjun ke Politik

15 Desember 2025 - 12:22 WIB

Ketergantungan Impor Susu Dinilai Tinggi, Komisi IV DPR Dorong Percepatan Swasembada

15 Desember 2025 - 12:17 WIB

Wamenag Buka Peluang Pembelajaran Daring bagi Siswa Terdampak Bencana di Sumatera

15 Desember 2025 - 12:05 WIB

Dugaan Keracunan Pengungsi di Agam, Komisi IX DPR Dorong Kemenkes Turun Tangan

15 Desember 2025 - 11:35 WIB

Jabat Sekretaris DPD PDIP Banten, Wanto Sugito : Kita Harus Bergerak Solid dan Berpihak kepada Wong Cilik

13 Desember 2025 - 18:00 WIB

Pengamat : Kapolri dari Kalangan Sipil Wajar Secara Politik

13 Desember 2025 - 17:55 WIB

Trending di Politik