Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 17 Jul 2024 11:38 WIB ·

Skema Penataan Kawasan Rawa Bokor Disiapkan, Tingkatkan Aksesibiltas di Sekitar Bandara


Skema Penataan Kawasan Rawa Bokor Disiapkan, Tingkatkan Aksesibiltas di Sekitar Bandara Perbesar

TANGERANG | Harianmerdeka

Dalam upaya menunjang pengembangan rencana pola ruang Aerotropolis di sekitar Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), terutama di sisi utara Jalan Tol Sedyatmo, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Angkasa Pura 2 (AP 2) dan sejumlah pihak terkait tengah menyusun skema penataan di Kawasan Rawa Bokor, Kecamatan Benda.

Skema ini bertujuan untuk mengintegrasikan jaringan jalan guna meningkatkan aksesibilitas di kawasan tersebut melalui rencana pembangunan Jalan Frontage Utara Tol Sedyatmo.

Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, dalam Rapat Pembahasan Penataan Jaringan Jalan Kawasan Rawa Bokor, menjelaskan bahwa kawasan tersebut merupakan pusat perdagangan dan jasa yang mencakup sektor usaha kuliner, bisnis akomodasi, serta UMKM yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi perkotaan di Kota Tangerang.

“Untuk itulah, diperlukan aksesibilitas yang baik bagi masyarakat di sekitar kawasan tersebut agar selain dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, juga akan semakin memudahkan segala bentuk aktivitas di sekitar bandara itu sendiri,” ujar Dr. Nurdin dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Walikota Tangerang, Selasa, (16/07).

Dirinya menambahkan, berbagai aktivitas bandara seperti pekerja, penumpang transit, suplai logistik, serta aktivitas darurat seperti ambulans dari atau menuju wilayah Rawa Bokor dan Benda, saat ini tidak dapat berjalan optimal karena akses yang terbatas.

“Saat ini, untuk mengakses wilayah tersebut, harus melalui exit tol PIK pada ruas jalan Tol Sedyatmo dan Exit Tol Buaran pada ruas jalan Tol Kunciran-Bandara,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia berharap, skema penataan yang melibatkan berbagai komponen terkait dapat segera direalisasikan. “Alhamdulillah, Pemkot Tangerang melalui Dinas PUPR telah merampungkan pembangunan Jalan Looping Rawa Bokor, yang telah beroperasi pada 5 Maret lalu, sebagai salah satu bagian dari manajemen rekayasa lalu lintas dalam penataan kawasan tersebut. Ditambah dengan dilanjutkannya pembangunan Overpass dan Clover pada gerbang Bandara Soetta yang menghubungkan Jalan Perimeter Selatan dengan Perimeter Utara, maka pembangunan Frontage Utara Tol Sedyatmo ini perlu segera direalisasikan untuk mengintegrasikan jaringan jalan tersebut,” paparnya.

“Dan tentunya, perlu kolaborasi dari seluruh pihak terkait termasuk masyarakat agar integrasi tersebut dapat terealisasi sesuai target, sehingga aksesibilitas terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar bandara di kawasan tersebut dapat terpenuhi dengan optimal,” tambahnya. (ali/ris)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Forsiber Desak KPK dan Kejaksaan Usut Pengadaan di Korlantas Polri

4 Juni 2026 - 13:36 WIB

Mengawal Transparansi Anggaran “POPDA” Dispora Pemkot Tangerang.

3 Juni 2026 - 10:18 WIB

HUT ke-10 Polda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Puji Peran Strategis Polri

2 Juni 2026 - 10:10 WIB

Bang Benyamin, Mendapat Kritik Keras “Stop ABS, Open Bidding”

22 Mei 2026 - 15:59 WIB

Pemkot Tangsel dan Kemenkum Dorong UMKM Daftarkan Merek Kolektif dan Legalitas Usaha

22 Mei 2026 - 13:35 WIB

Sudah Putusan Dewan Pers, Kenapa Polda Metro Tetap Panggil Wartawan

22 Mei 2026 - 11:13 WIB

Trending di Pemerintahan