Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Internasional · 2 Mar 2026 14:14 WIB ·

Suarakan Solidaritas, Free Palestine Network Desak Dunia Hentikan Provokasi AS-Israel Terhadap Iran


Suarakan Solidaritas, Free Palestine Network Desak Dunia Hentikan Provokasi AS-Israel Terhadap Iran Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Free Palestine Network (FPN) menyatakan kecaman kerasnya terhadap tindakan agresi militer, upaya destabilisasi, dan ancaman eksplisit yang ditujukan kepada Republik Islam Iran oleh AS dan Israel.

Pada bulan Juni 2025 Iran telah diserang selama 12 hari. Pada akhir Desember 2025, AS dan Israel melakukan upaya destabilisasi di dalam negeri Iran dengan mempersenjatai para perusuh yang mengakibatkan 3117 orang tewas, 2.447 di antaranya adalah warga sipil dan pasukan keamanan yang menjadi korban kekerasan para perusuh. Kini, sejak 28 Februari, AS dan Israel kembali menyerang Iran.

Sekjen FPN, Furqan AMC mengatakan,
dari sudut pandang hubungan internasional dan hukum internasional, setiap serangan militer sepihak terhadap negara berdaulat merupakan pelanggaran berat terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya larangan penggunaan kekerasan yang tercantum dalam Pasal 2(4).

“Kami juga prihatin dengan ancaman yang ditujukan kepada kepemimpinan politik Republik Islam Iran. Ancaman ini menunjukkan bahwa AS menghalalkan segala cara untuk membantu Rezim Zionis melanjutkan kejahatannya,” kata Furqan kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

Furqan menyebutkan,normalisasi pembunuhan, kampanye destabilisasi, dan sanksi ekonomi yang dilakukan oleh AS terhadap pemerintahan yang tidak mau tunduk kepadanya dan pemerintahan yang mendukung perjuangan Palestina, telah semakin mengikis arsitektur tatanan global yang rapuh.

“FPN mengakui bahwa Republik Islam Iran secara konsisten memposisikan diri menentang pendudukan, kebijakan apartheid, dan ekspansi kolonial pemukim di Palestina,” ujarnya.

Sementara itu,dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri bukanlah tindakan ekstremisme; itu adalah posisi yang berlandaskan hukum internasional, prinsip-prinsip dekolonisasi, dan hak asasi manusia fundamental.

Sebagai jaringan masyarakat sipil yang berkomitmen pada keadilan dan pembebasan Palestina, kami menegaskan kembali prinsip-prinsip berikut:

  1. Penghormatan terhadap kedaulatan nasional tidak dapat dinegosiasikan.
  2. Nyawa warga sipil tidak boleh dijadikan alat dalam konflik geopolitik.
  3. Hukum internasional harus diterapkan secara konsisten dan tanpa standar ganda.
  4. Perjuangan rakyat Palestina melawan pendudukan tetap menjadi inti dari tatanan regional yang adil.

Atas dasar itu, FPN mengutuk keras serangan AS dan Israel terhadap Iran; dan menuntut agar dunia internasioal memberikan sanksi tegas kepada kedua entitas pelaku kejahatan kemanusiaan itu.

FPN juga menyeru dunia internasional bersatu bersama menghentikan kejahatan Israel di Palestina, Lebanon, Suriah, Yaman, maupun Iran.

Free Palestine Network (FPN) tetap teguh dalam komitmennya terhadap perjuangan Palestina dan prinsip yang lebih luas bahwa perlawanan terhadap pendudukan dan pembelaan kedaulatan adalah hak yang diakui dalam kerangka hukum internasional.(Agus).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aksi Heroik PMI Selamatkan Lansia di Korsel, Sugianto Dapat Apresiasi dan Bertemu Presiden

2 April 2026 - 15:12 WIB

PDIP Nilai Pemerintah Berupaya Kembalikan Politik Luar Negeri ke Prinsip Awal

30 Maret 2026 - 18:03 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bertolak ke Jepang, Dijadwalkan Bertemu Kaisar Naruhito

30 Maret 2026 - 17:53 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Taklimat Nasional: Fokus pada Stabilitas dan Keamanan Geopolitik Global

10 Maret 2026 - 13:40 WIB

Bentuk Solidaritas Internasional, PSI Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Pemimpin Iran

9 Maret 2026 - 13:11 WIB

Langkah Diplomasi Prabowo: Pakistan dan UEA Beri Sinyal Positif untuk Mediasi Konflik Iran

6 Maret 2026 - 15:38 WIB

Trending di Internasional