Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 1 Des 2023 23:41 WIB ·

Terima Kunjungan UNODC Filipina Lapas Narkotika Jakarta Bahas Cara Mengatasi masalah kematian dalam tahanan


Kunjungan UNODC Filipina ke Lapas Narkotika Jakarta.(Ali) Perbesar

Kunjungan UNODC Filipina ke Lapas Narkotika Jakarta.(Ali)

JAKARTA | Harian Merdeka

Lapas Narkotika Jakarta menerima kunjungan United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC) Filipina dalam rangka belajar tentang praktik dan intervensi terkini dalam mengatasi masalah kematian dalam tahanan.

Pemerintah Filipina menempatkan masalah kematian dalam tahanan merupakan masalah serius yang harus ditangani di negara mutiara laut dari timur ini.

Kalapas Narkotika Jakarta, Fonika Affandi menyampaikan beberapa pelayanan bagi warga binaan. Termasuk kondisi hunian, jenis pembinaan dan pelayanan, serta inovasi yang dimiliki oleh Lapas Narkotika Jakarta.

Kemudian, Fonika mengajak UNODC melihat langsung pelaksanaan program pembinaan dan kondisi pelayan. Termasuk ruang kelas, ruang pelayanan, Balai Latihan Kerja, Blok Hunian, Poliklinik serta Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Cah Angon.

“Kami menyambut hangat kedatangan delegasi UNODC Filipina yang ingin melihat langsung kegiatan pembinaan dan pelayanan yang ada,” ujar Fonika beberapa waktu lalu.

Ia pun mengaku kalau kunjungan tersebut menjadi suatu kebanggaan bagi Lapas Narkotika sekaligus menjadi tolok ukur bahwa pihaknya telah menjalankan pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan dengan baik.

UNODC sendiri merupakan badan PBB yang yang mengurusi kontrol narkoba dan pencegahan kejahatan internasional. Dalam kunjungan tersebut ada Rafael Bareto Souza sebagai Petugas Pencegahan dan Peradilan Pidana (Reformasi Penjara) UNODC; lan Niccolo Vizcarra Tobia, pakar sektor keadilan UNODC; beserta jajaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.(Ali)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mantan Branch Manager MNC Bank, Saidah Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

10 Juli 2026 - 14:54 WIB

Skandal KUR Fiktif BNI Jember: 900 Identitas Petani Dicatut, Negara Rugi Rp41,4 Miliar

10 Juli 2026 - 14:49 WIB

Tolak Bangunan 45 Meter di Bali, Gde Sumarjaya Linggih: Moratorium Hotel Solusinya!

10 Juli 2026 - 14:42 WIB

Rano Alfath Dukung Kortastipidkor Polri Bongkar Kasus Korupsi yang Jadi Atensi Presiden

10 Juli 2026 - 13:44 WIB

Sufmi Dasco Sampaikan Belasungkawa: Indonesia Kehilangan Sosok Rachmat Gobel

10 Juli 2026 - 13:40 WIB

OTT ke-16 di Tahun 2026: Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan 4 Orang Lainnya Dibawa ke Jakarta

10 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending di Nasional