TANGSEL | Harian Merdeka
Kebakaran hebat melanda sebuah toko material dan bengkel di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, pada Selasa dini hari, mengakibatkan satu orang tewas serta sejumlah kerugian materiil.
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Doni Indra Sandi, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Api awalnya terlihat membesar dari area bengkel kemudian merembet ke toko material yang berada dalam satu kompleks bangunan.
“Saat kejadian, kami menerima informasi kebakaran dari warga sekitar. Api diduga berasal dari bengkel yang kemudian merembet ke toko material sehingga kobaran api semakin besar,” ujar Doni, Selasa.(30/12/25)
Doni menjelaskan bahwa api dengan cepat melahap bangunan karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam toko material, seperti kayu, cat, serta bahan bangunan lainnya. Kondisi ini membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja keras untuk menjinakkan api.
Petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan dikerahkan ke lokasi dengan beberapa unit mobil pemadam. Sekitar dua jam kemudian, api berhasil dipadamkan dan sekaligus dilakukan pendinginan di area yang terdampak.
Dalam kejadian ini, satu orang meninggal dunia akibat terjebak di dalam bangunan saat kobaran api mulai membesar. Korban tewas diketahui bernama Rizal (45), yang merupakan salah seorang pekerja bengkel tersebut. Tim identifikasi Polres Tangerang Selatan memastikan bahwa korban mengalami luka bakar serius sebelum dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
“Korban tewas di tempat karena luka bakar cukup parah. Identitas korban telah dikonfirmasi, dan jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” kata Doni.
Saksi mata di lokasi, Wati (38), mengatakan bahwa ia melihat kepulan asap tebal dari kejauhan. Ia segera menghubungi petugas dan membantu menyelamatkan beberapa orang dari bangunan yang berdekatan dengan tempat kejadian.
“Saya dengar suara tujuh atau delapan kali ledakan kecil dari dalam bengkel, lalu api semakin membesar. Warga sempat berusaha membantu keluar dari lokasi, namun kondisi sangat cepat berubah,” ujar Wati.
Pihak kepolisian bersama petugas kebakaran masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. Doni menyatakan bahwa tim tengah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengetahui asal api serta kemungkinan adanya faktor kelalaian.
“Kita masih mendalami penyebab kebakaran, apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu insiden ini,” kata Doni.(Kay/Fj)







