Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Nasional · 30 Sep 2023 17:47 WIB ·

Wapres Resmikan Pabrik Baja di Tangerang


Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin meresmikan pabrik baja PT. Lautan Baja Indonesia (LBI) di Tangerang. Perbesar

Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin meresmikan pabrik baja PT. Lautan Baja Indonesia (LBI) di Tangerang.

TANGERANG | Harian Merdeka

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mendampingi Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin meresmikan pabrik baja PT. Lautan Baja Indonesia (LBI). Pabrik baja ini merupakan ekspansi dari PT. Lautan Steel Indonesia di Telagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jum’at (29/9/2023).

Kepada para pelaku usaha industri, Al Muktabar menekankan untuk menerapkan pola industri hijau yang Ramah lingkungan. Menekan emisi hingga tingkat zero dengan terus menggiatkan teknologi yang ramah lingkungan dan pengelolaan alam yang baik melalui penghijauan.

“Baja adalah satu hal penting dalam menggiatkan infrastruktur baik di daerah maupun secara nasional,” kata Al Muktabar.

Oleh karenanya, Al Muktabar melanjutkan, produk industri baja di Provinsi Banten harus bisa bersaing dengan yang lainnya. Apalagi, kebutuhan baja baik nasional maupun global diperkirakan akan terus meningkat.

“Yang tak kalah penting, produk baja yang dihasilkan harus mengandung produk bahan dalam negeri dan mempunyai SNI,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Wapres KH Ma’ruf Amin mengatakan, industri baja berperan vital dalam pertumbuhan suatu negara. Ia juga dianggap sangat esensial bagi pengembangan sektor industri lainnya seperti industri energi, kontruksi, otomotif dan transportasi serta infrastruktur.

Di Indonesia industri baja mempunyai peranan penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah berkembang, seperti pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan, jalur rel kereta api, pembangkit listrik, kilang minyak, dan pembangunan IKN.

“Untuk memenuhi itu, kita harus bisa memproduksi sendiri, jangan sampai impor,” katanya.

Wapres juga menekankan beberapa hal dalam rangka peningkatan kemandirian industri baja nasional. pertama penerapan secara tegas dan konsisten tingkat kandungan produk dalam negeri dan wajib SNI.

“Hal itu dalam rangka mendukung pembangunan nasional dan mewujudkan kemandirian dalam negeri. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir pemerintah sangat intensif mengakselerasi berbagai proyek infrastruktur seperti IKN dan program kendaraan listrik,” jelasnya.

Ia juga mendorong industri baja nasional menjadi bagian integral dari pertumbuhan ekonomi dengan konsep industri hijau, dimana produksinya mengedepankan efisiensi dan efektifitas penggunaan sumber daya berkelanjutan.

“Seraya memanfaatkan sampah sebagai energi alternatif,” ungkapnya.

Direktur Utama PT. Lautan Steel Indonesia Heintje Tan berharap dengan adanya ekspansi usaha ini bisa memenuhi kebutuhan baja dalam negeri. Dirinya juga mendukung penuh kewajiban pemenuhan produk yang SNI.

“Itu wajib melekat di produk kami, dan juga Tingkat Komposisi Dalam Negeri (TKDN),” katanya.(yadi/hmi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

16 Januari 2026 - 18:04 WIB

Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

16 Januari 2026 - 17:51 WIB

Ancaman OPM Digagalkan, TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport

15 Januari 2026 - 15:06 WIB

Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Klaten, Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo

15 Januari 2026 - 14:07 WIB

Menaker Tegaskan Sertifikasi Profesi Harus Terjangkau dan Inklusif

15 Januari 2026 - 14:02 WIB

Curah Hujan Tinggi, BMKG Tetapkan Status Waspada untuk Banten dan Jawa Tengah

14 Januari 2026 - 16:02 WIB

Trending di Nasional