Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 7 Okt 2024 16:30 WIB ·

Tak Ingin Menjadi ‘Kota Hantu’ Presiden minta IKN selalu ramai


Tak Ingin Menjadi ‘Kota Hantu’ Presiden minta IKN selalu ramai Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Presiden Jokowi meminta keramaian tercipta di Ibu Kota Negara (IKN). Hal ini bisa melengkapi ekosistem sosial bagi masyarakat. 

Presiden ingin IKN menjadi kota yang hidup. Oleh karena itu ekosistem kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hiburan hingga logistik akan terbentuk.

“Di Nusantara ini yang namanya keramaian, crowd itu harus diciptakan terus, harus diadakan terus, sehingga sekali lagi ekosistem itu yang menjadi terbangun,” ungkap Jokowi di IKN, Kaltim, dikutip detikcom,Minggu (6/10).

Sebagai contoh, Jokowi mengatakan kehadiran kedai kopi hingga restoran di IKN bisa menjadi alternatif pembentukan keramaian.

“Ini juga sudah saya berapa minggu yang lalu belum ada cafe, sekarang sudah ada Excelso, nanti ada Rumah Makan Sederhana,” sebut Jokowi.

Meski begitu, lanjut Jokowi, untuk membentuk ekosistem sosial yang lengkap, IKN memang butuh waktu. Namun, ia meminta untuk tidak terburu-buru, khususnya memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara. Biarkan ekosistem bisa terbentuk lebih dahulu, baru perpindahan ibu kota dilakukan.

“Kan membentuk semuanya ada kan ini butuh waktu, memindahkan ibu kota itu sekali lagi butuh waktu,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Menteri PUPR sekaligus Plt Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono pernah buka-bukaan strategi agar ibu kota baru di Kalimantan Timur tidak menjadi ‘kota hantu’ yang sepi. Menurut Basuki saat ini Otorita IKN memiliki Badan Usaha Milik Otorita atau BUMO.

Badan usaha ini lah yang dibuat untuk memantik keramaian kota Nusantara. Fasilitas-fasilitas pendukung kehidupan termasuk hiburan, tempat belanja, dan tempat wisata bisa dikembangkan oleh BUMO.

Basuki memaparkan BUMO bisa membangun bioskop, pemanfaatan infrastruktur pendukung di kantor-kantor kementerian, ataupun membuat keramaian di titik sumbu kebangsaan.

“Ada yang namanya Badan Usaha Milik Otorita atau BUMO itu kita difokuskan untuk melakukan kegiatan yg mendukung dan menciptakan keramaian kota ini,” kata Basuki usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Garuda, Nusantara, Senin (29/7) yang lalu.(JR)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menagih Nurani Menaker: Pekerja MBG Langkat Berjuang Hidup, Kemenaker Bungkam

30 April 2026 - 20:00 WIB

Ditelepon Dasco dari Lokasi, Prabowo Kucurkan Rp 4 T Benahi Jalur KA

30 April 2026 - 15:52 WIB

RS Polri Kramat Jati Buka Posko DVI, Keluarga Korban KA Bekasi Harap Melapor

29 April 2026 - 16:55 WIB

Kapolda Banten Tinjau Kendaraan Dinas Jelang Pengamanan May Day

29 April 2026 - 15:04 WIB

Minyakita Mahal di 224 Wilayah, Pengamat: Ganti Budi Santoso

29 April 2026 - 14:54 WIB

Transisi Energi Hijau melalui Ekonomi Karbon

29 April 2026 - 13:27 WIB

Trending di Nasional