Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Bisnis · 4 Des 2024 17:13 WIB ·

ExxonMobil Investasi di Indonesia Rp 238,5 Triliun


ExxonMobil Investasi di Indonesia Rp 238,5 Triliun Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

ExxonMobil, perusahaan asal Amerika Serikat menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Mereka datang untuk melakukan kerjasama investasi di Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan ExxonMobil sempat menyampaikan komitmen investasinya ke Indonesia secara langsung Prabowo.

President Director ExxonMobil Indonesia Carole Gall, lanjut Rosan, sudah mengungkapkan langsung komitmen dengan angka investasi besar kepada Prabowo. ExxonMobil mau berinvestasi pada pengembangan proyek simpan tangkap karbon atau carbon capture storage (CCS).

“Itu juga disampaikan oleh President Director Carole Gall menyampaikan juga komitmennya dan angkanya juga cukup signifikan, tapi kita akan go into detail dulu dari Kementerian Investasi, disampaikan bahwa mereka akan investasi di carbon capture juga,” tutur Rosan, dikutip detikcom, Selasa (3/12).

Ia menyatakan, sebelumnya sudah ada BP, perusahaan Migas asal Inggris yang sudah menyampaikan komitmen investasi di sektor CCS. Dalam kunjungan Prabowo ke Inggris, BP telah menyatakan akan berinvestasi senilai US$ 7,1 miliar atau sekitar Rp 111,3 triliun.

Sementara ExxonMobil menyatakan diri akan berinvestasi jauh lebih besar di sektor yang sama, yaitu mencapai US$ 15 miliar atau sekitar Rp 238,5 triliun.

“Mereka sampaikan kalau BP sudah berinvestasi komitmen US$ 7,1 miliar, mereka akan berinvestasi sampai hingga US$ 15 miliar. Itu juga sempat disampaikan oleh president director oleh ExxonMobil,” sebutnya. .

Selain ExxonMobil, Rosan bilang ada juga perwakilan Freeport McMoran yang ikut dalam pertemuan, tepatnya adalah Federal Government Relations and International Affairs J.J Ong. Ketika ditanya apakah sempat membahas kelanjutan penambahan saham kepemilikan Indonesia di PT Freeport Indonesia, Rosan bilang tak ada pembahasan hal itu.

“Freeport tadi ada perwakilannya. Tapi kita nggak bahas itu. Tapi tadi sih ada perwakilannya,” sebut Rosan singkat. (jr)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemendag Jembatani Pelaku Usaha Indonesia dengan Buyer dari Lima Negara, Buka Peluang Ekspor ke Pasar Nontradisional

23 Juni 2026 - 13:28 WIB

Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui Disorot, Pengguna Jasa Nilai Ganggu Kenyamanan Berusaha

22 Juni 2026 - 14:42 WIB

Produk Halal Unggulan Indonesia Unjuk Gigi di Halal Expo Canada 2026

21 Juni 2026 - 21:32 WIB

Pakar Ekonomi : UMKM Harus Siap Bersaing di era Ekonomi Digital Hadapi Persaing Poduk luar

19 Juni 2026 - 16:48 WIB

Saham PSKT Respons Positif Penunjukan Eka Sastra Sebagai Dirut

19 Juni 2026 - 14:58 WIB

Arif Rahman: Kadin Bukan Sekadar Wadah, Harus Jadi Penggerak Ekonomi

19 Juni 2026 - 14:54 WIB

Trending di Bisnis