Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 13 Mar 2025 14:31 WIB ·

Wamendagri : Pemilu dapat Memperkuat Integrasi Bangsa


Wamendagri : Pemilu dapat Memperkuat Integrasi Bangsa Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemilihan umum (pemilu) menurut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dapat memperkuat integrasi bangsa, karena terbiasa dengan perbedaan.

Hal itu disampaikan Bima saat memberikan kuliah umum di Universitas Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara, kemarin.

Menurutnya, ketika kontestan pemilu masuk dalam pemerintahan, mereka kemudian bersama-sama bersatu untuk kepentingan bangsa.

“Terbiasa berbeda, tetapi kemudian bersama-sama ketika pemerintahan. Jangan sampai pemilu itu memecah. Teman-teman sekalian, di Indonesia itu, elite politik itu relatif cair,” kata Bima sebagaimana dikutip dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

Dia menekankan jangan sampai pelaksanaan pemilu justru memecah masyarakat karena adanya perbedaan. Ia menilai perbedaan merupakan keniscayaan, dan kebersamaan sekaligus persatuan harus selalu diperjuangkan.

Apabila persatuan tersebut tak terwujud, maka akan menghambat berbagai upaya pembangunan. “Tidak ada bangsa yang maju tanpa kita integrasinya kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengingatkan civitas academica merupakan bagian dari penjaga demokrasi agar tetap berdiri tegak. Oleh karena itu, peran mereka diperlukan bagi jalannya demokrasi di Indonesia.

“Teman-teman kampus, teman-teman sekalian ya, para pemikir-pemikir, aktivis, ini adalah pagar-pagar yang menjaga agar demokrasi kita tetap terjaga. Tidak kembali lagi ke masa lalu,” ujar Bima.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengungkapkan berbagai isu penting mengenai pemilu yang perlu menjadi perhatian masyarakat luas. Hal itu seperti adanya usulan mengenai desain sistem pemilu.

Namun, dia menegaskan bahwa apa pun usulan desain tersebut harus sejalan dengan konsep otonomi daerah. Saat ini, pemerintah masih mengkaji kelebihan dan kekurangan terhadap berbagai usulan desain pemilu.

Di lain sisi, dirinya juga menegaskan pentingnya penyelenggara pemilu bersikap netral. Mereka tidak boleh terkontaminasi politik mana pun dan harus memiliki kapasitas.

Tak hanya itu, isu mengenai upaya pelaksanaan pemilu yang efektif dan akuntabel juga harus menjadi perhatian bersama.(JR)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Marwan Jafar: Urus Domestik Dulu, Jangan Genit MBG ke Luar Negeri

2 Juni 2026 - 16:38 WIB

Firman Soebagyo Usul Lingkungan Pemda hingga Pusat Rutin Baca Pancasila

2 Juni 2026 - 12:02 WIB

Bli Demer Terima Kunjungan Strategis Fraksi Golkar DPRD Sulsel di Bali

1 Juni 2026 - 13:30 WIB

CBA Soroti Potensi Mark Up Seragam Dinas Rp15,7 Miliar di Kab. Tangerang

1 Juni 2026 - 13:20 WIB

Sewa Hotel DPRD Kab.Tangerang Naik Drastis, KPN: Ekspektasi Ibrahim Realisasi Fir’aun

1 Juni 2026 - 13:08 WIB

Idul adha 1447 H, Golkar DKI Jakarta Distribusikan 117 Hewan Kurban di 5 Wilayah

1 Juni 2026 - 13:00 WIB

Trending di Politik