Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 26 Mei 2025 13:29 WIB ·

Gerindra Ingatkan Menteri Ikuti Irama Presiden


Gerindra Ingatkan Menteri Ikuti Irama Presiden Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Terkait isu reshuffle menteri, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengaku belum menerima informasi soal wacana reshuffle atau kocok ulang kabinet.

Dia pun berpesan agar kabinet tetap giat bekerja dan mengikuti irama presiden.

Muzani mengaku belum mendapat informasi mengenai pandangan dan pemikiran Presiden Prabowo Subianto tentang reshuffle atau kocok ulang kabinet.

Dia pun mengingatkan seluruh menteri kabinet untuk lebih giat bekerja. Ketua MPR RI itu meminta agar pemerintah mengikuti irama dan ritme Presiden Prabowo Subianto.

“Cuman kami berharap para menteri bekerja lebih aktif lagi, ikuti langkah dan irama Presiden,” kata Muzani saat ditemui di kompleks parlemen, Jumat (23/5).

“Ketika presiden berlangkah dalam 20 langkah maka para menteri dan pembantunya berarti juga mengikuti langkah yang sama dari presiden. Ketika presiden berputar ke kanan, ikutilah langkah ke kanan dan seterusnya,” imbuhnya.

Isu reshuffle belakangan mencuat ke permukaan. Namun, seluruh menteri di Kabinet Merah Putih (KMP) enggan angkat bicara ketika ditanya awak media.

Sebelumnya, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hanya tersenyum ketika ditanyai kansnya menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Pun dia mengaku tidak tahu apa akan ada reshuffle KMP.

“Enggak paham [soal ada tidaknya reshuffle],” kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/5).

Seperti Airlangga, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga tidak banyak bicara soal isu reshuffle. Dia menegaskan bahwa reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden.

“Kita itu jangan berpikir, bertindak melampaui batas kewenangan. Kewenangan itu ada hak prerogatif bapak presiden,” ucap Bahlil.(JR)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekjen Golkar M. Sarmuji Tekankan Pentingnya Adaptasi bagi Kader Muda AMPG di Era Digital

13 Juli 2026 - 12:30 WIB

Sebut PBNU Perlu Perubahan, Cak Imin Dorong Munculnya Sosok Ketua Umum Baru

13 Juli 2026 - 12:27 WIB

Potret Kebersamaan Kapolri, Jaksa Agung, hingga Kepala BIN di Hari Koperasi ke-79

13 Juli 2026 - 12:05 WIB

Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

10 Juli 2026 - 13:31 WIB

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Sekjen Golkar: Silakan, Nanti Rakyat yang Menilai!

9 Juli 2026 - 14:10 WIB

PSI Tangsel Bergabungnya Narji Cagur Tambah Kekuatan di Masyarakat

9 Juli 2026 - 12:12 WIB

Trending di Politik