JAKARTA | Harian Merdeka
Bobby Kertanegara mendapat perlakuan istimewa. Kucing kesayangan Presiden Prabowo Subianto, ini dikawal sejumlah polisi saat menghadiri event kucing. Namun, banyak kalangan yang memprotes terkait perlakuan kucing tersebut.
Peneliti Institute of Southeast Asian Studies Yusof Ishak Institute Made Supriatma mengatakan, perlakuan istimewa kucing Presiden Prabowo Subianto terlalu berlebihan. Itu terjadi saat Bobby mengikuti event Cat Lovers Social Day 2025, pada 12 Juli 2025. Acara itu digelar Polri dan Rumah Sakit hewan Polri.
Dalam video yang beredar di media sosial, Bboy kertanegara terlihat dikawal sejumlah polisi melewati karpet biru. “Perlakuan terhadap kucingnya itu sama sekali tidak dibenarkan. Kucing bukan ibu negara!,” kata Made Supriatma, dikutip tempo co.
Terkait hal itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro angkat bicara. Menurutnya, Bobby adalah properti presiden yang berarti tanggungjawab negara.
Ia mengingatkan bahwa yang dijamin keamanan negara bukan hanya presiden tapi juga keluarga dan propertinya. “Bukan hanya presiden tetapi propertinya presiden juga jadi tanggungjawab negara untuk dijaga, rumah presiden kita jaga, properti dan miliknya presiden kita jaga,” ujar Juri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip liputan6 com, Kamis (17/7).
Ia merasa heran kenapa ada pihak yang protes dengan pengamanan yang diberikan Bobby Kertanegara. “Sekarang saya mau tanya, bobby itu punya siapa? boleh dijaga gak sama negara? ya boleh dong, kok gitu diprotes,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte Macron bertemu dengan kucing kesayangan Presiden Prabowo Subianto, Bobby Kertanegara. Momen ini terjadi saat Presiden Macron dan istrinya menghadiri gala dinner atau jamuan makan malam kenegaraan yang digelar di Istana Negara Jakarta, Rabu 28 Mei 2025.
Berdasarkan foto dari Sekretariat Presiden, Bobby Kertanegara dikeluarkan dengan menggunakan stroller-nya. Bobby tampak mengenakan baju formal seperti jas. Presiden Macron dan Brigitte Macron pun antusias melihat kedatangan Bobby. Keduanya menghampiri Bobby Kertanegara.
Presiden Macron tampak berbincang-bincang dengan Prabowo sambil menunjuk Bobby. Tampak pula putra Prabowo, Didit Hediprasetyo, penyanyi Anggun C Sasmi hingga delegasi Prancis ikut mengerubungi Bobby.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menggelar gala dinner atau jamuan makan malam kenegaraan untuk menyambut Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte Macron di Istana Negara Jakarta, Rabu 28 Mei 2025. Kedatangan Presiden Macron dan istrinya disambut Tarian Gaba Gaba.
Sejumlah hidangan khas Indonesia dengan cita rasa istimewa disajikan. Mulai dari, Sari Laut Jimbaran, Soto Banjar, Daging Sapi Maranggi, hingga kopi dan coklat.
Santap malam tersebut juga diiringi beragam pertunjukan seni budaya yang mencerminkan perpaduan keindahan Nusantara dan Prancis.
Penampilan pertama dibuka dengan Tari Piring, dilanjutkan dengan pertunjukan musik bertema Paris oleh duet Alfred dan Aimee Saras. Mereka membawakan lagu-lagu seperti C’est Si Bon, Les Feuilles Mortes, hingga Wonderful World.
Sorak tepuk tangan pun menggema saat Tari Kecak dipentaskan dengan penuh semangat. Penampilan puncak malam itu ditutup oleh penyanyi Anggun C. Sasmi bersama Purwacaraka Orchestra yang membawakan lagu-lagu ikonik seperti Je Ne Regrette Rien, Mimpi, serta lagu daerah O Ulate dan Poco-Poco yang mengajak para tamu untuk turut bersuka cita.
Prabowo tampak didampingi putranya, Didit Hediprasetyo dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Didit duduk di sebelah kiri Brigitte. Sementara, Prabowo duduk diantara Presiden Macron dan Brigitte.
Prabowo merasa terhomat dapat menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Macron dan delegasi Prancis ke Indonesia. Dia menyebut hubungan kerja sama Indonesia-Prancis yang terjalin cukup lama terus berkembang.
“Hubungan antara Prancis dan Indonesia sudah cukup lama dan meningkat terus sampai hari ini kita menyaksikan bersama bahwa hubungan antara kedua negara kita maju di hampir semua bidang,” ujar Prabowo saat membuka gala dinner.
Prabowo menyampaikan dirinya dan Presiden Macron telah melaksanakan pembicaraan intensif dan produktif. Kedua pemimpin negara berkomitmen untuk meneruskan kerja sama dengan sebaik-baiknya.
“Kunjungan Presiden Macron dan Ibu juga memiliki arti khusus karena memang saya secara pribadi dan keluarga saya merasa punya hubungan khusus dengan Prancis,” tuturnya.(jr)







