Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kesehatan · 18 Sep 2025 10:55 WIB ·

Puluhan Siswa Keracunan Menu Ayam MBG


Puluhan Siswa Keracunan Menu Ayam MBG Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Sebanyak 37 siswa SMA Negeri 7 Baubau dan SD Hidayatullah Kabupaten Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilarikan ke rumah sakit karena diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (16/9) kemarin.

“Total 37 anak dari SMA 7 dan SD Hidayatullah, kemudian dirujuk ke rumah sakit dan puskesmas,” tutur Kadis Kesehatan Baubau, Fanti Frida Yanti, dikutip cnnindonesia com,  Rabu (17/9).

Di jelaskan, para siswa itu,setelah menyantap makanan dari menu MBG, mengalami mual, pusing hingga muntah, sehingga langsung dibawa ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Yang dialami para siswa ini, diare, mual, muntah dan sakit perut, pusing. Pengumpulan sampel makanan akan dilakukan uji lab, terkait ini. Namun, sorenya sudah ada pulang,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Baubau, Sartati mengatakan bahwa siswanya diduga mengalami keracunan usai menyantap ayam dari menu MBG yang disediakan pada Selasa (16/9) kemarin.”Yang kami lihat, ayam yang berkuah. Totalnya ada 27 orang dari kelas 1, 2 dan 3,” kata Sartati.

Sartati menjelaskan bahwa pada sekitar pukul 11.30 WITA, makanan tersebut telah diantar ke sekolah, kemudian distribusikan ke kelas-kelas. Namun, tiba-tiba datang salah satu siswa yang memberitahukan jika ayamnya mengeluarkan bau tidak sedap.

“Jadi kami guru-guru buka, karena masih ada sisa kami buka, ternyata betul. Serentak saya perintahkan guru-guru untuk hentikan, jangan makan lagi. Yang terlanjur sudah makan, satu jam kemudian mereka merasakan sakit perut,” ujarnya.

Setelah kejadian itu, Sartati langsung menghubungi pihak dapur MBG untuk segera datang ke sekolah agar dapat melihat langsung makanan yang distribusikan tidak sesuai standar makanan bergizi.

“Saya telpon itu (pihak) dapur. Kemudian mereka telpon puskesmas untuk membawa siswa dan diberikan penanganan medis,” tukasnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IRT Menang Lawan Pengembang Lavon SwanCity, Dana Ratusan Juta Dikembalikan

20 April 2026 - 13:27 WIB

PJR Polda Banten Gerak Cepat Evakuasi Balita Kritis ke RS

12 April 2026 - 21:32 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Insiden Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Jagakarsa

8 April 2026 - 11:32 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Penipuan Penjualan Motor Ilegal di Mampang

7 April 2026 - 16:47 WIB

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Jadi Saksi Kasus Dugaan Penipuan DSI

2 April 2026 - 13:17 WIB

Polisi Amankan Penadah Barang Korban Kasus Mayat dalam Freezer di Bekasi

1 April 2026 - 11:01 WIB

Trending di Hukum