JAKARTA | Harian Merdeka
Sejumlah media sosial mengunggah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut-sebut diterima pada salah satu sekolah di Depok, Jawa Barat.
Dalam gambar yang beredar, menu yang disajikan, yakni 1 buah jeruk, tiga iris kentang rebus, potongan wortel diduga sudah direbus, satu keripik pangsit dan saus tomat sachaet.
Di ketahui, menu MBG itu didistribusikan ke UPTD SDN Mampang 1, Pancoran Mas, Depok. Kepala UPTD SDN Mampang 1, Iwan Setiawan, memberikan penjelasan. Menurutnya, sekolah mereka sudah mendapatkan program MBG sejak satu minggu lalu sebanyak 780-an porsi setiap harinya. Menu MBG yang diberikan cukup bervariasi dengan kandungan karbohidrat hingga protein.
“Kebetulan hari ini karbonya nasinya diganti dengan kentang. Terus, ada gorengan (keripik pangsit), tapi di dalam gorengannya itu ada telur juga, ada daging juga, ada tahu juga,” ujar Iwan Setiawan saat dikonfirmasi, dikutip liputan6, Senin (6/10).
Ia menjelaskan,protein dalam menu MBG it disajikan dalam bentuk keripik pangsit yang di dalamnya ada daging cincang dan telur. Diduga, orang tua siswa belum mengetahui menu protein dan memiliki keinginan tersendiri.
“Tapi kan yang SPPG itu punya ahli gizi sendiri, standar sendiri. Hari ini itu dia makannya apa, hari ini makannya apa. Jadi yang posting orang tua itu, ya itu dia itu merasa, oh nggak sesuai dengan selera yang keinginannya itu,” ujar Iwan.
Dalam sehari, UPTD SDN Mampang 1 mendapatkan dua kali pembagian MBG dikarenakan ada pembelajaran yang dilakukan pagi dan siang. Selama pemberian MBG, siswa mengaku senang karena mendapatkan makanan yang bervariasi.
“Cuma yang hari ini ada orang tua yang tidak sesuai dengan selera, itu aja sih sebenarnya,” jelas Iwan.
Iwan mengungkapkan, pemberian menu yang viral sudah didiskusikan dari pihak SPPG dengan pihak sekolah. Setelah mendapatkan penjelasan dari SPPG, pihak sekolah memberikan pemahaman kepada orang tua siswa.
“Hari ini, tadi kan dari SPPG nya datang ke sini langsung klarifikasi, SPPG nya ke sini. Jadi tidak bisa mengikuti selera orang tua. Tapi kalau masukkan, boleh nanti disampaikan ke SPPG nya,” ungkap Iwan.
Namun demikian, pihaknya tetap memberikan masukan kepada dapur SPPG yang menjalankan program MBG untuk UPTD SDN Mampang 1. Iwan meminta dapur SPPG menginfokan menu yang akan diberikan setiap harinya selama pembelajaran di sekolah.
“Mungkin nanti masukan-masukan yang dari orang tua itu bisa ke cover gitu,” kata Iwan.
Saat disinggung terkait menu protein dikemas dalam bentuk keripik pangsit, Iwan tidak mengetahui hal itu. Menurutnya, kewenangan itu berada pada pihak dapur SPPG.
“Itu harus ditanyakan ke SPPG nya, tapi kalau tadi menjelaskan, jadi dia (dapur SPPG) setiap minggu mengadakan evaluasi itu, apa yang disuka sama anak, apa yang nggak suka,” ucap Iwan. (jr)







