Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 3 Nov 2025 12:36 WIB ·

Pasca 20 Siswa Keracunan, SDN Meruya 01 Hentikan Sementara MBG


Pasca 20 Siswa Keracunan, SDN Meruya 01 Hentikan Sementara MBG Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pasca 20 siswanya diduga mengalami keracunan, untuk sementara pihak sekolah SDN Meruya 01, Kembangan, Jakarta Barat menghentikan mengatakan, pihaknya menghentikan sementara pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Memang lagi disetop dulu kan, selama beberapa hari disetop dulu. Kami bakal evaluasi kejadian diduga keracunan ini,” kata
Kepala Sekolah SDN Meruya 01, Kembangan, Jakarta Barat, Siti Sofyatu di Jakarta, Sabtu (1/11)

Menurut dia, sebanyak 20 siswa diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Kejadian itu terjadi pada Rabu (29/10) atau hari ketiga sekolahnya mendapatkan jatah MBG.

“Itu pas hari Rabu sih, hari ketiga kami dapat MBG. Ada 20 siswa (yang diduga keracunan),” katanya.

Indikasi dugaan keracunan terlihat saat puluhan anak menunjukkan gejala mual dan pusing usai menyantap menu MBG yang terdiri dari mi, telur kecap, puding dan beberapa item menu lainnya.

“Tujuh anak dibawa ke RSUD Kembangan, karena waktu itu Puskesmas Kembangan kan lagi penuh. Sementara 13 anak lainnya ditangani oleh dokter di ruang unit kesehatan sekolah. Artinya tidak terlalu parah,” ujar Siti.

Kendati hasil resmi laboratorium belum keluar, Siti menduga item menu yang menyebabkan keracunan adalah mi atau puding.

“Sampai saat ini sih hasil labnya belum keluar ya. Tapi diduganya kalau enggak mi, ya puding sih. Pudingnya itu agak bau sangit. Ada sebagian sih, jadi enggak semua. Jadi ketika saya cium, saya dikasih sampel dua itu ya, yang satu wangi, yang satu agak bau sangit. Anak-anak udah diingatkan agar tidak usah dimakan, tapi ya namanya anak-anak ya,” kata Siti.

Namun beruntung, puluhan siswa tersebut dipastikan aman dan sudah kembali beraktivitas setelah mendapat perawatan. Mereka pun sudah kembali bersekolah keesokan harinya.

“Sudah aman sekali. Bahkan habis kejadian besoknya mereka langsung masuk semua. Jadi saya sudah konfirmasi, sudah panggil mereka (orang tua siswa), ngobrol sama anak-anak juga, sama orang tuanya juga. Aman sih, nggak ada masalah apa-apa di sekolah,” ujar Siti.(JR)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bantah Halangi Wartawan, Oknum Guru di Nias : Saya Justru Ditekan

17 April 2026 - 12:08 WIB

Dampingi Pemkot Tangsel , Kejari Berharap Cegah Pengelolaan Penyimpangan Anggaran

17 April 2026 - 12:06 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Tahan Ketua Ombudsman Hery Susanto

17 April 2026 - 12:02 WIB

MataHukum: KPK Segera Periksa Menag Terkait Karpet Merah Tender Rp121 M

16 April 2026 - 12:18 WIB

UI Serahkan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual ke Satgas, 16 Mahasiswa Diperiksa

15 April 2026 - 13:58 WIB

Desakan MataHukum: Segera Terbitkan Keppres Wakil Jaksa Agung RI

14 April 2026 - 14:13 WIB

Trending di Hukum