TANGSEL | Harian Merdeka
Masih terjadinya kekerasan anak saat ini menjadi perhatian Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, sejumlah pesan penting terkait penguatan peran keluarga di tengah meningkatnya kasus kekerasan dan perundungan pada anak.
Benyamin mengingatkan tantangan yang dihadapi generasi saat ini berbeda dibanding masa sebelumnya.
Benyamin menjelaskan saat ini anak- anak berada dalam situasi yang membuat mereka lebih mudah terpengaruh lingkungan maupun interaksi sosial.
” Anak-anak kita sekarang tidak sama seperti kita dulu. Mereka sangat mudah terpengaruh.Karena itu hati- hati.Jangan sampai ada orang tak dikenal menjemput anak atau cucu kita mereka harus dikenal menjemput anak atau cucu kita,mereka harus benar-benar diwanti-wanti,” kata Benyamin, Selasa (18/11/2025).
Benyamin menyampaikan berbagai persoalan sosial yang muncul belakangan harus menjadi perhatian bersama, bukan untuk menakut-nakuti, tetapi sebagai peringatan agar keluarga meningkatkan pengawasan da kedekatan dengan anak-anak.
” Saya tidak ingin menggambarkan hal yang mengerikan.Tapi ini peringatan bagi kita semua bahwa anak-anak membutuhkan perlindungan, terutama dari keluarga,” ucapnya.
Menurut dia, para orang tua agar membiasakan ana hadir di masjid dan mengikuti kegiatan keagamaan.
Benyamin menjelaskan bahwa suasana masjid mampu membentuk karakter positif serta menanamkan nilai Agam secara ringan dan menyenangkan.
” Bawa saja anak atau cucu ke masjid.Biar lari-lari juga tidak apa-apa.Yang penting aura masjidnya masuk ke anak-anak kita.Pembiasaan ini penting,” ucapnya.
Pemkot Tangsel bentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak
Wali Kota Tangsel mengungkapkan, Pemkot Tangsel telah membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak di tingkat kota hingga sekolah.
Lebih lanjut, ia menyampaikan keberhasilan upaya ini tetap bergantung pada peran utama keluarga. Komunikasi dengan anak harus diperkuat. (Agus Irawan).







