Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 4 Des 2025 12:59 WIB ·

Menko PMK: Kami “Mati-matian” Tangani Banjir dan Longsor di Sumatera


Menko PMK: Kami “Mati-matian” Tangani Banjir dan Longsor di Sumatera Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja maksimal dalam menangani bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia memastikan seluruh jajaran bergerak sejak hari pertama bencana terjadi.

“Pemerintah telah bekerja keras,” kata Pratikno di Jakarta, Rabu. “Pak Presiden memerintahkan kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk mengerahkan semua kekuatan untuk mengatasi bencana.”

Pratikno mengakui bahwa upaya penanganan di lapangan menghadapi tantangan besar akibat kondisi geografis wilayah terdampak yang sangat berat. Distribusi logistik dan proses pencarian korban memerlukan waktu karena medan yang luas serta cuaca yang masih belum mendukung.

“Tantangannya sangat berat. Medan wilayahnya sangat luas. Cuaca juga belum mendukung. Tapi seluruh tim dikerahkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terisolir. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak,” ujarnya, Rabu (3/12).

Saat ini, penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumatera masih berada dalam tahap tanggap darurat.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melaporkan bahwa hingga Selasa (2/12), total korban meninggal akibat bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 708 jiwa, sementara 499 orang masih dinyatakan hilang.

“Rinciannya, di Sumatera Utara korban meninggal 294 jiwa dan hilang 155 jiwa. Untuk Provinsi Aceh meninggal dunia 218 jiwa dan hilang 227 jiwa,” kata Abdul Muhari.
Adapun di Sumatera Barat, korban meninggal mencapai 196 jiwa dan 117 orang masih hilang.

Pemerintah memastikan operasi penyelamatan dan pendistribusian bantuan terus dilakukan secara intensif, dengan fokus utama menyelamatkan warga terdampak serta memulihkan akses yang terputus.(alan/hmi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komdigi Pastikan PP Tunas untuk Lindungi Anak dari Risiko Digital

17 April 2026 - 12:14 WIB

Salak Heritage Club Sambangi MPR RI, Bahas Pelestarian Sejarah

16 April 2026 - 12:11 WIB

Waspada Penipuan, Dirlantas Polri Pastikan Pemutihan Pajak Motor 2026 Gratis Hoaks

16 April 2026 - 11:54 WIB

Jatuh Korban Jiwa di Proyek Karian Dam-Serpong Water, BCW : Usut Tuntas

15 April 2026 - 12:51 WIB

Kasus Sri Rahayu Mengguncang Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana Janji Investigasi

15 April 2026 - 12:48 WIB

Kepala BGN Dadan Tegaskan Pengadaan Barang Secara Transparan

14 April 2026 - 17:00 WIB

Trending di Nasional