Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 11 Des 2025 10:35 WIB ·

Kastaf Kepresidenan Qodari Optimistis KEK Batang Dorong Buka Lapangan Kerja


Kastaf Kepresidenan Qodari Optimistis KEK Batang Dorong Buka Lapangan Kerja Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari optimistis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang mendorong pembukaan lapangan kerja dan aktivitas ekonomi otomotif, seperti kendaraan listrik.

“Di sini ada macam-macam sektor yang akan memperkuat perekonomian Indonesia. Lapangan kerja yang dibuka itu sangat penting karena selain warga mendapatkan pekerjaan, akan ada pendapatan yang juga terus bergulir sebagai kegiatan ekonomi,” ujar Qodari saat mengecek langsung perkembangan kegiatan investasi di KEK Batang, Jawa Tengah, Rabu (10/12/2025).

Qodari mengatakan investasi biasanya berkaitan dengan masalah lahan dan perizinan.

“Kita ingin agar status lahan itu menjadi lebih baik ke depannya. Selama ini pemerintah Indonesia juga sudah berusaha untuk perizinan menjadi lebih baik dan lebih cepat,” ujar Qodari di acara Forum Masyarakat Indonesia Emas yang menghadirkan para investor untuk bertemu dengan para pemangku kebijakan di KEK Batang.

Qodari menyebut kawasan industri KEK Batang, telah dikenal, dengan luas sekitar 2.700 hektare lahan yang siap digunakan.
Qodari yakin masyarakat yang ramah dan koperatif di Indonesia, akan menciptakan kondisi yang kondusif untuk kegiatan ekonomi di KEK Bantang tersebut.

“Ada banyak kegiatan ekonomi dari Cina di sini, termasuk bidang otomotif terutama mobil EV (electric vehicle), mudah-mudahan lebih banyak pabrik-pabrik mobil elektrik di Indonesia,” harap Qodari.

Kepala Staf (Kastaf) Kepresidenan Muhammad Qodari juga memberi apresiasi kehadiran investor di KEK Batang, seperti PT Wanxinda Group dan para investor lainya. Qodari menyebutkan bahwa berdasarkan informasi di lapangan, telah ada 11 investor yang mulai masuk ke kawasan tersebut.

Ia menilai geliat investasi ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perlu terus diperkuat melalui kepastian lahan dan percepatan perizinan.

“Tadi saya mendapatkan informasi sudah ada kalau tidak salah 11 (perusahaan) di sini, dari Cina lalu kemudian dari Korea,” ujarnya.
Qodari menambahkan bahwa KEK Batang memiliki kesiapan lahan yang cukup besar untuk percepatan investasi. Ia menjelaskan bahwa area yang telah siap dipakai mencapai ribuan hektare, dengan peran signifikan dari Wanxinda sebagai pengelola kawasan.

“Dari Pak Bupati saya mendengar bahwa kawasan ini yang sudah ready untuk dipergunakan itu sekitar 2.700 hektare, dan 600 di antaranya dikelola oleh Wanxinda. Jadi, Wanxinda ini memainkan peranan yang sangat penting ya di tempat ini karena dia kelola 600 hektare dari 2.700,” pungkasnya.(Agus Irawan).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Sertijab Pejabat Polres Nias, Kabag SDM Kini Dijabat AKP Sonahami Lase

15 April 2026 - 12:59 WIB

Pupuk Kaltim Sahkan PKB 2026–2028, Menaker Beri Apresiasi

15 April 2026 - 12:56 WIB

Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Kecil Menjerit

13 April 2026 - 13:40 WIB

Kementerian ESDM : Pengembangan Blok Masela untuk Melindungi Kedaulatan Ekonomi Indonesia

13 April 2026 - 13:10 WIB

Trending di Ekbis