BONEBOLANGO | Harian Merdeka
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menyalurkan ribuan kilogram benih pertanian dan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada petani serta masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan komitmen langsung pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menekan angka kemiskinan. Bantuan itu, menurutnya, bukan sekadar program rutin, melainkan bagian dari janji politik yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Rakyat Bone Bolango paling banyak adalah petani. Ini janji politik saya kepada rakyat dan sudah dituangkan dalam RPJMD. Saya berusaha semaksimal mungkin merealisasikannya, dan saya minta dukungan doa dari seluruh masyarakat,” ujar Ismet Mile saat penyerahan bantuan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Jumat (12/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Ismet turut menjabarkan rincian bantuan yang disalurkan. Pemerintah daerah menyalurkan 30 ribu kilogram benih jagung hibrida yang akan didistribusikan ke petani di 15 kecamatan. Selain itu, terdapat 3.544 kilogram benih padi yang dibagikan untuk petani di 5 kecamatan.
Tidak hanya benih pertanian, pemerintah juga menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 385 kepala keluarga masing-masing menerima 10 kilogram beras sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.
Bupati Ismet menyampaikan bahwa bantuan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para petani agar berdampak langsung terhadap peningkatan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap petani yang menerima bantuan ini dapat mengelolanya dengan baik. Kita syukuri bersama, dan mudah-mudahan bisa menurunkan derajat kemiskinan,” ujarnya.
Lebih jauh, Ismet berharap program bantuan ini mampu memperkuat ketahanan pangan Bone Bolango, meningkatkan kapasitas produksi pertanian, serta memberikan manfaat nyata bagi petani di seluruh wilayah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani sebagai bagian dari pembangunan daerah berbasis sektor unggulan.(Fj)







