Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 16 Des 2025 13:29 WIB ·

Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara Korban Bencana di Sumatera


Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara Korban Bencana di Sumatera Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemerintah mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Upaya tersebut dilakukan seiring dengan berjalannya masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa penanganan bencana melibatkan seluruh kekuatan nasional, mengingat dampaknya yang meluas hingga mencakup tiga provinsi.

“Tanggap darurat tetap berjalan, dan pada saat yang sama hunian sementara harus segera disiapkan. Bahkan, apabila memungkinkan, bisa langsung diarahkan ke hunian tetap,” kata Pratikno saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan huntara bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (16/12/2025).

Pratikno mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang telah menyiapkan lahan sekitar 1,7 hektare untuk pembangunan huntara. Menurutnya, kesiapan lahan menjadi faktor penting dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Ia menilai lokasi tersebut strategis karena berdekatan dengan permukiman asal warga, memiliki akses jalan yang memadai, serta didukung ketersediaan air dan listrik. Kondisi itu dinilai mendukung kenyamanan dan keberlanjutan aktivitas ekonomi warga.

“Pada umumnya masyarakat ingin tetap dekat dengan kampung asal dan sumber penghidupan mereka. Tugas pemerintah adalah menyediakan tempat yang lebih aman dan layak. Lokasi ini sudah memenuhi kriteria tersebut,” ujarnya.

Dari sisi pendanaan, Pratikno memastikan pembangunan huntara didukung Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan. Ia menyebut tantangan utama dalam pembangunan hunian sementara biasanya terletak pada kesiapan lahan yang harus memenuhi aspek keamanan dan akses terhadap fasilitas dasar.

“Huntara menjadi tanggung jawab Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selama masa tanggap darurat. Selanjutnya, pembangunan hunian tetap akan dilanjutkan oleh kementerian terkait,” katanya.

Selain pembangunan hunian, pemerintah juga memastikan perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan dan jembatan, agar distribusi bantuan dan akses logistik ke wilayah terdampak tetap berjalan lancar.

Pratikno menegaskan bahwa kehadiran negara tidak berhenti pada fase darurat semata, tetapi berlanjut hingga proses pemulihan masyarakat terdampak.

“Negara hadir untuk mendampingi masyarakat dari masa darurat sampai mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dan lebih baik,” ujarnya.(Fj)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tambang Di Teluk Kelabat Babel: JagaTani Desak Pemegang IUP Tambang Diseret ke Penjara

16 Juli 2026 - 13:59 WIB

Korupsi Batu Bara PLN, MataHukum: Segera Bongkar Kejahatan PT OBP, PT RAP, dan PT BRA

16 Juli 2026 - 13:56 WIB

Kunjungan Wapres ke Palembang, Polda Sumsel Jamin Aktivitas Warga Lancar

16 Juli 2026 - 13:47 WIB

KPK Ungkap Alasan Geledah Rumah Anggota V BPK: Cari Bukti Pengondisian Hasil Audit

15 Juli 2026 - 10:49 WIB

Strategi Pemilu 2029: Surya Paloh Minta Garda Pemuda NasDem Rangkul Pemilih Pemula

15 Juli 2026 - 10:46 WIB

Trump Berlakukan Tarif di Selat Hormuz, Dave Laksono: Indonesia Perlu Mitigasi Dampak Ekonomi

15 Juli 2026 - 10:43 WIB

Trending di Nasional