Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 18 Feb 2026 13:35 WIB ·

Penyelidikan Penembakan Suami Legislator Jateng Mengarah ke Oknum DPR RI


Penyelidikan Penembakan Suami Legislator Jateng Mengarah ke Oknum DPR RI Perbesar

SEMARANG | Harian Merdeka

Aksi penembakan yang menimpa Amat Muzakhin (36) alias Boim, suami anggota DPRD Jawa Tengah dari PPP, Nur Fatwah, memunculkan dugaan adanya motif serius di balik kejadian tersebut. Korban menilai serangan itu berkaitan dengan perkara hukum yang sedang ia dampingi.

Peristiwa penembakan terjadi pada Sabtu (15/2/2026) malam dan hampir merenggut nyawanya. Dalam keterangannya melalui wawancara televisi, Boim mengaku memiliki keyakinan kuat bahwa aksi tersebut didalangi oknum anggota DPR RI.

Menurutnya, dugaan itu muncul karena dirinya tengah mengawal kasus penculikan seorang pedagang martabak yang saat ini ditangani oleh Polda Jawa Tengah. Ia menyebut telah mengantongi sejumlah petunjuk serta keterangan korban yang mengarah pada keterlibatan sosok tertentu.

Boim menjelaskan selama proses pendampingan, ia tidak pernah menerima ancaman langsung. Namun, ia mengaku sempat mendapat tudingan bahwa dirinya mencoba memeras agar perkara tersebut dihentikan.

Tudingan itu, kata dia, justru memperkuat dugaan adanya tekanan dari pihak yang merasa dirugikan oleh pengungkapan kasus tersebut. Karena itu, ia menilai penembakan yang dialaminya bukan kejadian acak.

“Saya dianggap ingin menghentikan kasus dengan meminta uang, padahal tidak demikian,” ujarnya.

Saat ini, aparat kepolisian masih mendalami kronologi serta motif di balik aksi penembakan tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan perkara penculikan yang sedang bergulir.

Kronologi Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng

Berikut rangkaian peristiwa penembakan yang dialami Amat Muzakhin alias Boim, suami anggota DPRD Jawa Tengah, Nur Fatwah:

  1. Pulang dari Kegiatan Bantuan Banjir

Sabtu (15/2/2026) malam, Muzakhin baru kembali ke rumah sekitar pukul 20.30 WIB setelah mengikuti kegiatan penyaluran bantuan banjir di Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Bantuan tersebut sebelumnya disalurkan ke Desa Pesanggrahan dan Desa Bebel.

  1. Berbincang di Teras Rumah

Setibanya di rumah, dua rekannya datang berkunjung. Mereka kemudian berbincang santai di teras rumah dalam suasana normal tanpa tanda-tanda ancaman.

  1. Pelaku Datang Menggunakan Motor

Tak lama berselang, seorang pria tak dikenal memasuki halaman rumah menggunakan sepeda motor matik berwarna hitam. Pelaku mengenakan jaket kulit, celana gelap, helm, serta masker yang menutupi wajahnya.

  1. Pelaku Sempat Memutar Kendaraan

Menurut keterangan korban, pelaku sempat memutar arah sepeda motor sebelum akhirnya berhenti dan mengarahkan senjata api ke arah Muzakhin dari jarak sekitar 10 meter.

Pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan. Muzakhin mengaku sempat berhadapan langsung dengan senjata tersebut, namun peluru tidak mengenai dirinya sehingga tidak ada korban luka.

  1. Pelaku Langsung Melarikan Diri

Salah satu rekan korban sempat berniat mengejar, tetapi diurungkan karena pelaku diketahui membawa senjata api dan dinilai berbahaya. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MataHukum: KPK Segera Periksa Menag Terkait Karpet Merah Tender Rp121 M

16 April 2026 - 12:18 WIB

Pilar Terjun Langsung Tinjau Titik Banjir dan Longsor Akibat Hujan Ekstream

16 April 2026 - 12:13 WIB

Layanan Perumda TKR Kabupaten Tangerang Makin Top di Usia 50 Tahun.

16 April 2026 - 12:04 WIB

Rekrut Anak Jadi Sopir, Kadishub Kota Gunungsitoli Diduga Langgar Edaran Wali Kota

16 April 2026 - 11:56 WIB

UI Serahkan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual ke Satgas, 16 Mahasiswa Diperiksa

15 April 2026 - 13:58 WIB

Desakan MataHukum: Segera Terbitkan Keppres Wakil Jaksa Agung RI

14 April 2026 - 14:13 WIB

Trending di Hukum