Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 9 Mar 2026 13:57 WIB ·

Kritik Keras Eddy Soeparno Soal Longsor Bantargebang: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan


Kritik Keras Eddy Soeparno Soal Longsor Bantargebang: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menyoroti peristiwa longsor tumpukan sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, yang menyebabkan korban jiwa. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi peringatan serius terkait pengelolaan sampah di Indonesia.

Eddy menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah pekerja yang tertimbun longsoran sampah di lokasi tersebut. Ia menilai kondisi tumpukan sampah di Bantargebang sudah sangat tinggi dan berpotensi menimbulkan berbagai risiko bagi masyarakat di sekitarnya.

Menurutnya, ketinggian timbunan sampah di kawasan itu dapat dianalogikan setara dengan gedung bertingkat, sehingga berpotensi memicu longsor maupun bahaya lain seperti gas metana yang mudah terbakar.

Eddy menilai persoalan sampah di Indonesia saat ini membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif. Ia menyinggung kebijakan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengatur pengolahan sampah menjadi energi melalui fasilitas pembangkit listrik berbasis sampah atau PSEL.

Namun demikian, ia menyebut pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan waktu relatif panjang sebelum dapat beroperasi secara penuh. Karena itu, menurutnya perlu langkah sementara untuk menampung dan mengelola sampah yang terus diproduksi setiap hari.

Ia mencontohkan langkah pemerintah daerah yang menyediakan lahan penampungan sementara sebagai solusi jangka pendek sambil menunggu pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern.

Selain penanganan di tempat pembuangan akhir, Eddy menilai upaya pengelolaan sampah juga harus dimulai dari sumbernya. Ia mendorong peningkatan edukasi kepada masyarakat agar melakukan pemilahan sampah serta memanfaatkan program bank sampah untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap praktik pembuangan sampah secara ilegal agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih tertib.

Sebelumnya, peristiwa longsor sampah terjadi di TPST Bantargebang dan mengakibatkan sejumlah korban. Aparat kepolisian masih melakukan pendataan serta proses pencarian terhadap korban yang diduga tertimbun material sampah di lokasi kejadian. (Fj)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IKA PMII Pakuan: Penataan Wali Kota Bogor Jangan Cekik Ekonomi Rakyat

17 April 2026 - 12:12 WIB

Denny Charter: Kejaksaan Lebih Mumpuni, Saatnya KPK Dibubarkan

17 April 2026 - 12:10 WIB

Soal Pemberitaan Tempo, Nasdem Jabar Ingat Etika Pers dan Kepatutan Ruang Publik

17 April 2026 - 11:58 WIB

​Bantah Isu Gabung Gerindra, Arif Rahman: NasDem Bukan PT Tbk, Kami Punya Mandat Rakyat

14 April 2026 - 17:02 WIB

Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle

14 April 2026 - 14:15 WIB

Di Tengah Wacana Merger Gerindra–NasDem, Nasib Anies Baswedan di 2029 di Ujung Persimpangan

14 April 2026 - 14:10 WIB

Trending di Politik