Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 17 Mar 2026 13:17 WIB ·

Mahasiswa Gema Kosgoro Demo BGN, Tuntut Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG


Mahasiswa Gema Kosgoro Demo BGN, Tuntut Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin (16/3). Aksi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dengan titik kumpul di Jalan Blora sebelum massa bergerak menuju kantor BGN.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait berbagai dugaan persoalan dalam program yang dijalankan oleh BGN. Koordinator aksi, Agus Syafrudin, mendesak agar BGN segera mengusut tuntas dugaan praktik jual beli titik SPPG yang disebut-sebut terjadi dalam pelaksanaan program tersebut.

“BGN harus transparan dan mengusut tuntas dugaan jual beli titik SPPG yang viral di media sosial. Kami juga menuntut dilakukan audit menyeluruh terhadap dugaan markup barang dan jasa yang berpotensi merugikan negara,” ujar Agus dalam orasinya.

Selain itu, Gema Kosgoro juga meminta BGN membuka secara terang kasus dugaan keracunan massal yang diduga kelalaian BGN tidak
mewajibkan Sertifikat Layak Higines Sanitasi (SLHS) terjadi dalam pelaksanaan program terkait penyediaan makanan. Menurut mereka, penjelasan yang jelas kepada publik diperlukan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Para demonstran membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap kinerja BGN serta menyerukan transparansi dalam pengelolaan program. Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan.

Agus menegaskan, apabila BGN tidak mampu mempertanggungjawabkan berbagai persoalan tersebut secara terbuka, maka pihaknya akan mendesak Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia untuk membubarkan BGN.

“Agar tidak menjadi lembaga yang menggegoti anggaran pendidikan 355 trilyun justru menimbulkan persoalan baru, kami mendesak Presiden untuk mengevaluasi bahkan membubarkan BGN jika tidak mampu menjawab berbagai dugaan yang muncul,” tegasnya.

Aksi mahasiswa berlangsung tertib dengan penyampaian orasi secara bergantian sebelum akhirnya massa membubarkan diri. Para mahasiswa menyatakan akan terus mengawal isu tersebut hingga ada kejelasan dan langkah konkret dari BGN. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Doli Kurnia Setuju Usul KPK: Saatnya RI Punya UU Pembatasan Uang Kartal

30 April 2026 - 19:58 WIB

Dugaan Suap Rp50 Juta, Kasus DPRD Sulbar Seret Nama Rahmat Ichwan

30 April 2026 - 15:58 WIB

Anggaran Video KKP Dinilai Janggal, MataHukum Minta KPK Turun Tangan

29 April 2026 - 11:22 WIB

Asosiasi Pengusaha Kota Tangerang Gugat Lelang Proyek Miliaran, Kadispora Terancam Dilaporkan ?

28 April 2026 - 19:50 WIB

Menteri Hukum RI Bertemu Firman Jaya Daeli, Bahas Penguatan Negara Hukum Indonesia

28 April 2026 - 16:50 WIB

MataHukum: Jangan Hanya ZA, KPK Harus Seret Nusron Wahid Di Kasus Kuota Haji

28 April 2026 - 15:00 WIB

Trending di Hukum