Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 21 Apr 2026 20:16 WIB ·

Honeymoon Selesai, Begini Rapor 1,5 Tahun Prabowo-Gibran Versi Survei IndexPolitica


Honeymoon Selesai, Begini Rapor 1,5 Tahun Prabowo-Gibran Versi Survei IndexPolitica Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Lembaga riset IndexPolitica (Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia – AROPI) merilis hasil survei nasional terbaru terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap 1,5 tahun kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan publik (unmitigated satisfaction) berada di angka 70,77 persen. Meski angka ini tergolong tinggi, IndexPolitica mencatat adanya tren penurunan jika dibandingkan dengan rilis survei pada Oktober 2025 lalu.

Berakhirnya Masa “Bulan Madu”

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo, menjelaskan bahwa angka 70,77 persen tersebut menjadi indikator transisi psikologi politik masyarakat.

“Angka kepuasan ini membuktikan bahwa mayoritas masyarakat masih memberikan legitimasi kuat terhadap jalannya pemerintahan. Namun, penurunan tren dari tahun lalu mengindikasikan bahwa masa bulan madu atau honeymoon period politik secara resmi telah berakhir,” ujar Alip Purnomo dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Menurut Alip, publik kini mulai beralih dari ekspektasi pasca-pemilu ke tuntutan realisasi janji kampanye. Masyarakat juga disebut semakin kritis terhadap kebijakan yang berdampak langsung pada daya beli.

“Ada angka ketidakpuasan sebesar 25,63 persen yang tidak boleh diabaikan. Kelompok ini dapat dengan cepat membesar jika terjadi guncangan ekonomi di masa depan,” tambah Alip.

Rapor Hijau Menteri dan Program Unggulan

Dalam survei tersebut, sektor ekonomi, infrastruktur, dan pangan menjadi portofolio dengan kinerja terbaik. Tiga menteri dalam Kabinet Merah Putih meraih tingkat apresiasi tertinggi dari publik, yakni:

  • Purbaya Yudhi Sadewa (76,12%)
  • Agus Harimurti Yudhoyono (73,70%)
  • Nusron Wahid (72,40%)

Tingginya angka kepuasan pada menteri-menteri tersebut mencerminkan bahwa kebijakan pro-rakyat di sektor tata kelola agraria, stabilitas ekonomi investasi, dan ketahanan pangan mendapat sentimen positif yang kuat.

Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat sebagai program prioritas yang paling diminati publik (19,40%). Tingkat kepuasan di kalangan penerima manfaat program ini mencapai 67,45 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok non-penerima (36,51%).

kebijakan luar negeri mendapat sorotan. Keputusan Presiden Prabowo untuk bergabung dengan Board of Peace (BOP) justru tidak didukung oleh mayoritas publik.

“Publik kita cenderung menginginkan sikap non-blok atau netralitas aktif yang bebas dari intervensi badan internasional tertentu. Ada kesan kebijakan ini dianggap terlalu elitis dan tidak menyentuh urusan domestik yang lebih mendesak,” jelas Alip.

Pergeseran Konsumsi Informasi

IndexPolitica juga memotret perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi pemerintah. Media sosial (TikTok, Instagram, Facebook, X, Threads) kini menjadi sumber informasi utama masyarakat (45,60%), mengalahkan televisi (35,12%) dan media online (9,12%).

Menyikapi hal ini, IndexPolitica merekomendasikan pemerintah untuk segera mengevaluasi strategi kehumasan. Narasi kinerja pemerintah dan klarifikasi atas isu miring perlu dilakukan lebih interaktif di platform digital demi mempertahankan tren kepuasan publik di sisa masa jabatan.

Metodologi Survei
Survei dilaksanakan pada rentang waktu 05-18 April 2026 dengan melibatkan 1.610 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh provinsi di Indonesia. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan Margin of Error (MoE) sebesar ±1,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pesawaran Bersinar di Rakorwil PSI Lampung: Diganjar Hadiah Khusus dari Ketum Kaesang

21 April 2026 - 12:16 WIB

Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI

21 April 2026 - 12:08 WIB

Godok Revisi UU Advokat, Kongres Advokat Indonesia : Tidak Ada Lagi Wadah Tunggal

21 April 2026 - 11:49 WIB

Dari Magelang, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Serap Strategi Bangun Daerah

20 April 2026 - 12:53 WIB

IKA PMII Pakuan: Penataan Wali Kota Bogor Jangan Cekik Ekonomi Rakyat

17 April 2026 - 12:12 WIB

Denny Charter: Kejaksaan Lebih Mumpuni, Saatnya KPK Dibubarkan

17 April 2026 - 12:10 WIB

Trending di Politik