Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 29 Apr 2026 11:30 WIB ·

Desak Menhub dan Dirut KAI Mundur, dr Ali Mahsun ATMO: Ini Soal Nyawa dan Keselamatan, Tragedi Anggrek-KRL Bekasi


Desak Menhub dan Dirut KAI Mundur, dr Ali Mahsun ATMO: Ini Soal Nyawa dan Keselamatan, Tragedi Anggrek-KRL Bekasi Perbesar

JAKARTA I Harian Merdeka

Berapa jam seusai Presiden Prabowo Subianto melantik 6 pejabat kabinet merah putih reshuffle ke-5, Senin, 27 April 2026, tepatnya jam 20.57 WIB terjadi tragedi KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur ditabrak KA Argo Bromo Anggrek dari arah Jakarta.

Sebanyak 14 nyawa melayang dan 84 korban luka-luka dirawat di 6 rumah sakit. Lebih dari itu, tragedi ini akibatkan trauma psikis dan rasa tidak aman naik kereta api.

Sangat memiluhkan, dan gambarkan semrawutnya tata kelola perkerata apian di Indonesia. Bahkan bisa jadi kaca spion sengkarutnya tata kelola negeri ini, dimana beberapa waktu lalu juga terjadi Tragesi Kedaulatan Bandar Udara Swasta Morowali Sulawesi.

“Tragedi Anggrek-KRL Bekasi Timur adalah soal nyawa dan keselamatan anak manusia. Bukan sekedar sebuah otoritatif pejabat negara terkait. Oleh karena itu, Menteri Perhubungan dan Direktur Utama PT KAI harus bertanggungjawab secara moral dan etik. Kalau di Jepang harakiri, ” tegas dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), Jakarta, Selasa, (28/4/2026).

Dalam kunjungannya ke TKP dan menjenguk para korban, Presiden Prabowo sampaikan rasa prihatin, duka cita dan bela sungkawa, serta perintahkan investigasi menyeluruh. Lebih dari itu, sudah setujui anggaran Rp 4 trilyun untuk perbaiki 1.800 lintasan kereta api di Pulau Jawa, baik dengan flyover maupun post jaga.

Sekali lagi, tragedi Anggrek-KRL Bekasi Timur ini bukan sekedar sebuah otoritatif para pejabat negara terkait, melainkan melekat tanggungjawab moral dan etik.

” Untuk itu, saya mendesak Menteri Perhubungan dan Direktur Utama PT KAI segera mengundurkan diri, pungkas Ketua Umum APKLI-P lulusan FK Unibraw Malang dan FKUI Jakarta,” bebernya.(Agus).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Transisi Energi Hijau melalui Ekonomi Karbon

29 April 2026 - 13:27 WIB

Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi, Prabowo Pastikan Perkuat Sistem Perlintasan Kereta Api

29 April 2026 - 12:13 WIB

Jamintel Kejagung Luncurkan JAGAIN Guna Hapus Diskriminasi Atlet

29 April 2026 - 11:33 WIB

Evaluasi Tragedi Bekasi, AHY Fokus Pastikan Seluruh Penumpang Benar-Benar Aman

29 April 2026 - 11:27 WIB

Presiden Prabowo dan Menhub Dudy Jenguk Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

28 April 2026 - 16:02 WIB

Habis Serve, Terbitlah Juara! Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan “Her Serve – Kartini Mini Padel Tournament” untuk Rayakan Semangat Perempuan

28 April 2026 - 14:55 WIB

Trending di Nasional