Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 26 Mei 2026 09:47 WIB ·

Polemik ‘Homeless Media’, Pengamat Pertanyakan Kompetensi Qodari dan Hasan Nasbi


Polemik ‘Homeless Media’, Pengamat Pertanyakan Kompetensi Qodari dan Hasan Nasbi Perbesar

Jakarta | Harian Merdeka

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengkritisi kompetensi pejabat negara Hasan Nasbi dan Muhammad Qodari.

Hasan Nasbi merupakan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Qodari adalah Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

“Namanya Qodari dan Hasan Nasbi, begitu-begitu saja. Orang sudah minta mundur, ditarik lagi (ke pemerintahan),” kata Pangi, dikutip dari Youtube Bambang Widjojanto, Senin (25/5).

Pangi menyoroti pejabat negara yang terus salah bicara, meminta maaf, hingga memunculkan polemik.

Dia menyinggung blunder yang dilakukan Bakom RI terkait pernyataan homeless media, yang disertai dengan mencatut nama sejumlah lembaga.

“Saya tidak habis pikir, pengetahuan dasarnya kok tidak ada. Kalau (nama media) di-publish, orang nyaman tidak?” tuturnya.

Pangi menilai jika logika Bakom RI berjalan, permainannya cantik dan tidak perlu berkoar-koar mengumumkan homeless media.

“(Bakom) sudah minta maaf. Tidak ada yang katanya mengondisikan, menertibkan. Maksud saya, kelasnya Bakom kok begitu,” ujarnya.

Dia membandingkan kinerja Hasan Nasbi dan Muhammad Qodari dengan eks Mensesneg Pratikno.

“Pratikno tidak perlu tampil dan ngomong, tetapi semuanya tertib dengan dia serta Jokowi. Maksudnya, jangan kalah juga dengan timnya (pemerintahan) Jokowi,” tuturnya.

Pangi menyentil track record Hasan Nasbi yang pernah mengundurkan diri dari pemerintahan. Kemudian, ditarik lagi ke lingkaran kekuasaan.

“Orang sudah minta mundur, ditarik lagi. Kalau kita punya dignity (harga diri) pemerintah, orang mundur kok ditarik lagi?” ucapnya. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Skandal SK Kembar, Dona Hasanah Terseret Dugaan Manipulasi Dokumen Kadin

26 Mei 2026 - 10:01 WIB

Persiapan Muscab VII, Hiswana Migas Bogor Tetapkan Tim SC dan OC

26 Mei 2026 - 09:58 WIB

Pantau Gudang Pandeglang, Arif Rahman Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman

26 Mei 2026 - 09:55 WIB

Pimpin Rapat Pascabencana Sumatera, Sufmi Dasco Bahas Target Rekonstruksi

25 Mei 2026 - 12:22 WIB

Di Tengah Kenaikan Harga Material, Proyek Jalan Tetehosi Afia Tetap Tuntas dan Berkualitas

23 Mei 2026 - 12:02 WIB

Arif Rahman Bahas Ketahanan Pangan Berkelanjutan Bersama Grenpace

23 Mei 2026 - 11:07 WIB

Trending di Nasional