Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 26 Jun 2026 11:03 WIB ·

Tolak Premanisme, Warga Desa Jampang Bogor Usir Demo Oknum Mahasiswa


Tolak Premanisme, Warga Desa Jampang Bogor Usir Demo Oknum Mahasiswa Perbesar

Bogor | Harian Merdeka

Warga RT 01 RW 05 Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor secara tegas meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjamin keamanan para investor di wilayah mereka. Masyarakat mendesak aparat menindak oknum preman yang mengatasnamakan lingkungan warga demi kepentingan pribadi.

Kehadiran investasi di RT 01 RW 05 Desa Jampang dinilai sangat penting bagi ekonomi lokal. Warga menyayangkan aksi oknum yang justru mengganggu iklim investasi dan menghambat penyerapan tenaga kerja setempat.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua RW 05 Desa Jampang, Suhendra. Ia menegaskan bahwa warga setempat pada dasarnya sangat terbuka dan menyambut baik kehadiran para pelaku usaha.

“Kami warga RW 05 mendukung keberlanjutan investasi di Kabupaten Bogor yang aman, kondusif, dan menggerakkan ekonomi masyarakat, dan kami menolak nama lingkungan kami digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk dimanfaatkan oleh oknum-oknum preman mengatasnamakan aktivis” tegas Suhendra.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Direktur PT Istimewa Aston Indonesia, Ronald Marpaung, mengapresiasi dukungan warga dan menegaskan komitmen perusahaan dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

“Dengan datang ke Kab Bogor berinvestasi juga membantu Pemkab Bogor untuk proyek infrastruktur yg mahal. Kami dekatkan plant pembuat beton ke daerah pembangunan langsung,” ujar Ronald A. Marpaung.

Ronald juga menambahkan bahwa izin berusaha udah keluar dan semua rekomendasi yang di syaratkan oleh pemda dan peraturan yang berlaku sedang diproses.

“Perizinan berusaha sudah beres dan rekomendasi lain yang disyaratkan Pemkab sedang diproses” tambah Ronald.

Disisi lain, aktivis Mahasiswa Dian menegaskan jika dia mengutuk keras aksi aksi mahasiswa yang mengatasnamakan lingkungan dan masyarakat tapi hanya untuk keuntungan pribadi.

“Saya tegaskan kami bakal melawan orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama masyarakat dan lingkungan untuk kepentingan pribadi” papar Dian.

Warga kini berharap Pemkab Bogor serta aparat penegak hukum segera turun tangan secara konkret. Jaminan hukum yang kuat sangat dibutuhkan agar pembangunan infrastruktur di Kecamatan Kemang tidak tersandera oleh aksi premanisme.

Dari pantauan media sejumlah massa berjumlah belasan orang terlihat di usir oleh warga desa RT 01 RW 05 Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor karena dinilai membuat ricuh lingkungan. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepercayaan Publik Naik Jadi 82,4%, Sahabat Presisi Apresiasi Kinerja Polri

26 Juni 2026 - 15:43 WIB

Survei Litbang Kompas Nyatakan 82,4% Publik Yakin pada Polri, Rano Alfath: Bukti Kerja Nyata

26 Juni 2026 - 15:39 WIB

Sufmi Dasco Umumkan Mensesneg Prasetyo Hadi Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kadiv Humas Polri: Rekrutmen Disabilitas Adalah Bentuk Nyata Pengabdian yang Berkeadilan

26 Juni 2026 - 12:08 WIB

Mutasi Polri: Kombes Putu Kholis Aryana Ditunjuk Jadi Kapolres Metro Bekasi Kota

26 Juni 2026 - 11:58 WIB

Sebut Kesepakatan AS-Iran Rapuh, DPR Desak Pemerintah Mitigasi Krisis Energi

26 Juni 2026 - 10:59 WIB

Trending di Nasional