Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 19 Nov 2023 13:12 WIB ·

Pemprov DKI Gandeng Tiktok Beri Pelatihan Digital kepada Pelaku UMKM


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan Anugerah Pengadaan 2023 kategori nilai transaksi Produk Dalam Negeri (PDN) terbesar serta kategori nilai transaksi belanja produk Usaha Menengah dan Kecil (UMK) terbesar untuk tingkat provinsi. (ist) Perbesar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan Anugerah Pengadaan 2023 kategori nilai transaksi Produk Dalam Negeri (PDN) terbesar serta kategori nilai transaksi belanja produk Usaha Menengah dan Kecil (UMK) terbesar untuk tingkat provinsi. (ist)

JAKARTA | Harian Merdeka

Untuk meningkatkan penjualan melalui pemanfaatan teknologi digital, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng TikTok untuk memberi pelatihan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Jadi kita ketemu TikTok itu untuk membicarakan bagaimana pengembangan UMKM ke depan dan kita akan sinergi untuk melakukan pelatihan-pelatihan kepada UMKM,” kata Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo usai melakukan pertemuan dengan TikTok di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, kemarin.

Pelatihan yang diberikan terkait pemahaman digitalisasi dalam berjualan, agar para pelaku UMKM di lingkungan Pemprov DKI Jakarta bisa lebih mengenal untuk kemudian menerapkannya.

“Contoh bagaimana supaya UMKM itu bisa mengenal digitalisasi, UMKM masuk dan berjualan. Bukan jualan di TikTok, tapi ini hanya pelatihan saja. Untuk jualannya itu ada di market place seperti tokopedia, masuk ke dalam buka lapak, itu kan ada cara-caranya,” jelas Ratu.

Selain itu, Ratu menyebut ada 370 ribu pelaku usaha yang tergabung dalam komunitas JakPreneur. Tapi tidak semua para pelaku UMKM tersebut diikutsertakan dalam pelatihan, hanya yang sesuai kebutuhan saja.

“Yang ikut pelatihan dari kita. Jadi kita punya pendamping kan dari kecamatan. Ada delapan orang pendamping, nanti dilihat diajak siapa yang mau ikut pelatihan ini,” ucap Ratu.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan untuk kategori nilai transaksi Produk Dalam Negeri (PDN) terbesar di tingkat provinsi pada Anugerah Pengadaan 2023.

Ratu menyebut capaian DKI Jakarta terus meningkat hingga akhir tahun sebagai bentuk komitmen mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Ratu yang juga Ketua Harian Tim Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Provinsi DKI Jakarta menyebut penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas komitmen belanja PDN dalam RAPBD DKI Jakarta 2023 kepada Kementerian Dalam Negeri pada 2022 sebesar Rp15,85 triliun.

Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan realisasi pelaksanaan PDN mencapai Rp13,1 triliun pada 2023 atau 82,6 persen dari komitmen belanja PDN dalam RAPBD 2023.(you/jr)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Banten Raih WTP Sepuluh Tahun Beruntun, Penerus Banten Puji Andra Soni

25 Mei 2026 - 15:28 WIB

70 Sapi dan 5 Domba Qurban Polda Banten Disalurkan kepada Masyarakat

25 Mei 2026 - 14:51 WIB

Perumdam TKR Perluas Jaringan Hingga Wilayah Rajeg Kabupaten Tangerang.

25 Mei 2026 - 12:06 WIB

Dukungan PLN UID Banten: Limbah Goni Jadi Tas Modis Karya UMKM Lokal

19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Tepis Isu Miring, Sekwan: Anggaran Baju Dinas DPRD Sesuai Prosedur

19 Mei 2026 - 10:55 WIB

Demer Ingatkan Pansus TRAP Bali Jangan Bikin Investor Takut

18 Mei 2026 - 12:47 WIB

Trending di Daerah