Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kriminal · 28 Jun 2024 10:51 WIB ·

Marak Judi Online, Gus Muhaimin Serukan Revolusi Siber Indonesia


Marak Judi Online, Gus Muhaimin Serukan Revolusi Siber Indonesia Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Abdul Muhaimin Iskandar mendesak pemerintah untuk lebih serius menangani masalah judi online yang semakin meresahkan terjadi di Indonesia. Ia pun mendukung upaya pelacakan dan penghapusan semua konten serta situs judi online secara sistematis.

Menurutnya, hal yang juga penting dilakukan adalah dengan membenahi serta mencari celah yang masih terbuka.

“Saya kira pemerintah harus lebih serius menangani masalah ini. Sudah waktunya revolusi siber. Yang paling penting adalah konten dan website judi online harus dilacak, lalu blokir. Saya kira muaranya di situ. Lalu benahi juga semua celah yang masih terbuka,” kata Gus Muhaimin, sapaan akrabnya, melalui rilis yang disampaikan kepada Parlementaria, di Jakarta, Kamis (27/6/2024).

Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) itu mengakui kasus judi online semakin memprihatinkan. Pasalnya, situs judi online menyusupi situs-situs pemerintah. Ia menilai peristiwa seolah menunjukkan betapa lemahnya keamanan siber pemerintah.

“Meskipun penyusupan (situs judi online) itu hanya terpampang di halaman depan situs, tapi itu cukup merusak citra pertahanan siber kita secara keseluruhan. Jadi, saya tegaskan, ayo pemerintah benar-benar serius merevolusi siber kita,” tuturnya.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi temuan Pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan (PPATK) bahwa ada 1.000 orang wakil rakyat di lembaga legislatif DPR hingga DPRD terlibat judi online. “Saya kira ini (temuan PPATK) jadi warning kita bersama, betapa judi online ternyata sudah masuk ke semua lini instansi. Saya apresiasi PPATK, dan memang harus diungkap semua, siapa saja yang jadi korban judi online, siapa bandarnya, lokasinya di mana,” tukas Gus Muhaimin. (fj/mas/dam)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Larang Demo di Bundaran HI, Ratusan Mahasiswa Tertahan di Thamrin

12 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pengamat : Pastikan Prabowo Gandeng PDIP Lawan Gibran di Pilpres 2029

12 Juni 2026 - 14:55 WIB

Pengamat Transportasi Dukung Pemprov DKI Lakukan Penyesuaian Tarif Transjabodetabek: Rp3.500 Itu Terlalu Murah

12 Juni 2026 - 14:27 WIB

Tim Advokasi Transportasi Publik Tolak Kenaikan Tarif Transjakarta maupun Transjbodetabek

11 Juni 2026 - 14:25 WIB

Resmi Disahkan, Pengamat Sebut UU Polri Jawaban Tantangan Global

11 Juni 2026 - 12:30 WIB

M. Qodari: Buku Presiden Solusi Disusun sebagai Bacaan Populer bagi Masyarakat

9 Juni 2026 - 14:59 WIB

Trending di Politik