Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Jakarta · 10 Jul 2024 10:08 WIB ·

Sebanyak 46 Persen Penduduk Jakarta Generasi Milenial


Sebanyak 46 Persen Penduduk Jakarta Generasi Milenial Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Hampir separuh atau 46 persen penduduk Jakarta kini adalah generasi milenial dan zilenial atau Z.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta Darwoto.

Dia lalu merinci sebanyak 24 persen penduduk Jakarta berada pada kategori usia 25-39 tahun atau disebut generasi milenial dan sebanyak 23 persen itu adalah generasi Z, yakni berusia 10-24 tahun.

Artinya, kata dia saat ini di Jakarta, 46 persen didominasi oleh generasi milenial dan Z. Hampir separuh dari jumlah penduduk.

“Sementara 22 persen adalah gen X usia 40 – 54 tahun,” kata dia dalam acara daring bertema “Mewujudkan Indonesia Emas Melalui Generasi Milenial dan Zilenial” yang diadakan Dinas PPAPP DKI Jakarta kemarin.

Darwoto mengatakan khusus mereka yang kini memasuki usia produktif diharapkan dapat membekali diri dengan berbagai keterampilan termasuk teknologi dan informasi guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Salah satu indikator untuk mewujudkan Indonesia Emas adalah keberadaan penduduk yang berpotensi untuk lebih produktif menghasilkan barang dan jasa,” kata dia.

Darwoto menuturkan para generasi milenial dan Z sembari membeli diri dengan keterampilan bidang TI juga mengembangkan potensi diri dan menjauhi perundungan.

“Mumpung ini sedang masuk sekolah, tolong jagalah pergaulan yang baik. Jangan melakukan perundungan. Bercandalah dengan cara yang baik,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kerja Sama Pendidikan Kependudukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Indra Murty Surbakti mengingatkan Indonesia akan mengalami perubahan struktur usia dengan persentase penduduk usia kerja yang lebih tinggi (15-64 tahun).

Ini, kata dia, akan memberikan peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan bonus demografi yang sudah memuncak di tahun 2022 tetapi akan tertutup di tahun 2037.(JR)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemda Banten “Gandeng” KPK Dalam Pengawasan Pengadaan Bar- Jas.

25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Ketua DPRD Serang Evaluasi Kinerja OPD Terkait Sengkarut TPT dan SiLPA Rp125 Miliar

21 Juni 2026 - 21:51 WIB

Pemkot Bontang dan Pupuk Kaltim Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Pekerja Konstruksi

18 Juni 2026 - 10:02 WIB

Amankan Aset Umat, Menteri ATR Bagikan 243 Sertipikat Wakaf Di Jateng

17 Juni 2026 - 15:45 WIB

Bahlil Tegaskan Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Bakal Naik Tahun Ini

17 Juni 2026 - 14:20 WIB

Pagu Anggaran 2027 Disetujui DPR, Kemenpora Fokus Jalankan Program Prioritas

17 Juni 2026 - 14:14 WIB

Trending di Pemerintahan