Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 19 Jul 2024 11:04 WIB ·

Pemkot Tangerang Catat Peningkatan Investasi, Triwulan I Tahun 2024


Pemkot Tangerang Catat Peningkatan Investasi, Triwulan I Tahun 2024 Perbesar

Tangerang | Harianmerdeka

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang belum lama ini merilis capaian realisasi investasi yang menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan perbandingan Quarter on Quarter, realisasi investasi pada Triwulan I tahun 2024 meningkat sebesar 78,79 persen dibandingkan dengan Triwulan IV tahun 2023.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, mengungkapkan bahwa peningkatan ini tidak lepas dari kontribusi berbagai sektor usaha yang selama ini menjadi penyumbang terbesar investasi di Kota Tangerang. Realisasi investasi sementara ini mencapai Rp4,72 triliun.

“Peningkatan capaian realisasi investasi pada periode ini sangat luar biasa. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh kolaborasi antar stakeholder, mulai dari pemerintah, investor, hingga pelaku usaha dalam membangun iklim perekonomian yang produktif,” ujarnya, Kamis (18/7/24).

Dikatakan, beberapa sektor usaha menyumbang realisasi investasi terbesar pada Triwulan I tahun 2024 di Kota Tangerang.

Berikut 5 Sektor Penyumbang Investasi Terbesar di Kota Tangerang:

Sektor industri mesin (elektronik, listrik, dan instrumen kedokteran) dengan persentase sebesar 42 persen (Rp1,97 triliun).
Sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi dengan persentase sebesar 23 persen (Rp1,16 triliun).
Sektor perdagangan dan reparasi dengan persentase sebesar 7 persen (Rp326,59 miliar).
Sektor properti, perumahan, dan perkantoran dengan persentase sebesar 6 persen (Rp287,22 miliar).
Sektor industri makanan dengan persentase sebesar 5 persen (Rp210,8 miliar).
“Selain beberapa sektor usaha tadi, juga terdapat sektor-sektor lainnya yang turut berkontribusi meningkatkan capaian realisasi investasi di Kota Tangerang, seperti industri jasa, industri kimia dan farmasi, serta industri hotel dan restoran yang masing-masing menyumbangkan di bawah persentase 5 persen,” tambah Sugihharto.

Pemkot Tangerang juga mendorong para investor dan pelaku usaha untuk segera menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan II tahun 2024 yang akan berakhir pada 20 Juli 2024 mendatang. Panduan pelaporan dapat diakses melalui link berikut.

Dengan kolaborasi yang terus terjalin antara pemerintah, investor, dan pelaku usaha, diharapkan iklim investasi di Kota Tangerang akan semakin kondusif dan produktif, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. (dam/ris)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengamat Transportasi Dukung Pemprov DKI Lakukan Penyesuaian Tarif Transjabodetabek: Rp3.500 Itu Terlalu Murah

12 Juni 2026 - 14:27 WIB

Pemborosan! Anggaran Rapat Disperkimta Tangsel Rp 1,5 Miliar.

8 Juni 2026 - 15:46 WIB

Pangan Mahal dan Industri Tumbang, MataHukum: Tidak Ada Alasan Pertahankan Mendag

8 Juni 2026 - 10:25 WIB

Forsiber Desak KPK dan Kejaksaan Usut Pengadaan di Korlantas Polri

4 Juni 2026 - 13:36 WIB

Mengawal Transparansi Anggaran “POPDA” Dispora Pemkot Tangerang.

3 Juni 2026 - 10:18 WIB

HUT ke-10 Polda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Puji Peran Strategis Polri

2 Juni 2026 - 10:10 WIB

Trending di Pemerintahan