Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pendidikan · 5 Mei 2025 11:29 WIB ·

Awas! Perguruan Tinggi Swasta Abal-Abal


Awas! Perguruan Tinggi Swasta Abal-Abal Perbesar

SERANG | Harian Merdeka

Maraknya perguruan tinggi swasta (PTS) yang menawarkan pendidikan dengan biaya murah atau bahkan gratis harus menjadi perhatian serius bagi lulusan SMA, SMK, dan MA yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Pemerhati pendidikan, Fahru Rijal, mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam memilih PTS agar tidak terjebak pada kampus yang tidak berkualitas.


“Banyak PTS menawarkan biaya kuliah murah atau bahkan gratis, tetapi kualitas pendidikannya belum tentu terjamin. Mahasiswa dan orang tua harus teliti dalam memilih,” ujar Fahru saat ditemui pada Minggu (4/5/2025).


Menurutnya, salah satu indikator penting untuk menilai kualitas sebuah PTS adalah akreditasi. “Akreditasi menunjukkan apakah institusi tersebut memenuhi standar kualitas pendidikan yang ditetapkan pemerintah. Ini penting untuk menjamin mutu lulusan,” tegas Fahru, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Wilayah Perkumpulan Guru Impassing Nasional (PGIN) Provinsi Banten.


Ia mencontohkan kasus di mana mahasiswa memilih kuliah di kampus yang tidak terakreditasi hanya karena tergiur biaya murah. “Ada yang akhirnya menyesal karena ijazahnya tidak bisa digunakan untuk melamar sebagai ASN atau bekerja di perusahaan besar. Bahkan ada yang harus kuliah ulang,” katanya.
Fahru mendorong masyarakat untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum mendaftar di PTS tertentu. “Cari informasi dari situs resmi kampus, media sosial, hingga testimoni dari alumni. Jangan asal daftar hanya karena murah,” sarannya.


Ia menambahkan, pendidikan yang berkualitas akan sangat menentukan daya saing lulusan di dunia kerja. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih mengutamakan kualitas daripada sekadar biaya terjangkau.
“Pilihlah PTS yang terakreditasi dan memiliki reputasi baik. Dengan begitu, peluang untuk sukses di masa depan akan lebih terbuka,” tegasnya.


Pernyataan Fahru diamini oleh Rizki, seorang lulusan salah satu PTS terakreditasi yang kini bekerja di perusahaan asing. Ia menyadari betul pentingnya memilih kampus yang tepat. “Sekarang mudah untuk mengecek akreditasi kampus. Saya bersyukur dulu tidak asal kuliah. Teman-teman saya yang asal pilih, ada yang kuliah lagi karena ijazah mereka tidak diakui,” ujarnya.


Rizki menambahkan, banyak instansi, baik pemerintah maupun swasta, kini lebih selektif dalam menyaring lulusan berdasarkan akreditasi institusi pendidikan. “Jadi jangan hanya tergiur embel-embel ‘gratis’, pastikan kampus itu benar-benar terdaftar dan terakreditasi,” tandasnya. (ian)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Gembrong Sukasari Jadi Destinasi Wisata Belanja dan Edukasi Siswa SD

30 April 2026 - 15:56 WIB

DSI Pamerkan 300 Drone di PPI Curug, Inspirasi Baru Taruna Aviasi

16 April 2026 - 12:07 WIB

Gelar Program Expert Goes to School, Diskominfo Tangsel Bikin Siswa SMKN 6 Tangsel Siap Hadapi Dunia Digital,

16 April 2026 - 11:51 WIB

Kasek dan Guru SMKN 1 Idanogawo Diperiksa Cabdis Terkait Dugaan Pungli

12 April 2026 - 21:35 WIB

Disebut Kendalikan Pungli Tunjangan Guru di Kepulauan Nias, Siapa Oknum Guru ASN Bermarga Barus?

8 April 2026 - 11:14 WIB

Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMKN 1 Idanogawo, DPRD Sumut Minta Pelaku Diproses Hukum

5 April 2026 - 21:42 WIB

Trending di Pendidikan