Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 7 Des 2025 15:51 WIB ·

Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Bandung: 14 Kecamatan Terdampak, Ribuan Rumah Terendam


Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Bandung: 14 Kecamatan Terdampak, Ribuan Rumah Terendam Perbesar

BANDUNG | Harian Merdeka

Kabupaten Bandung menetapkan status siaga darurat setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (4/12/2025) sore hingga malam memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah lokasi. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat sedikitnya 14 kecamatan terdampak secara serentak, dengan ribuan rumah terendam dan beberapa lainnya tertimbun material longsor.

Cuaca ekstrem yang berlangsung sejak 3 hingga 4 Desember 2025 itu memicu bencana hidrometeorologi masif. Air deras meluap ke permukiman dalam waktu singkat, sementara tebing-tebing labil runtuh menimbun rumah warga di sejumlah titik.

Di Kecamatan Pangalengan, longsor terjadi di Kampung Pasirmulya yang menyebabkan dua rumah tertimbun tanah dan material bebatuan. Kondisi serupa juga terjadi di Kampung Pasirkaliki, Desa Panyirapan, Kecamatan Soreang. Di lokasi tersebut, longsor disertai jebolnya tembok penahan tanah (TPT) menimbun dua rumah warga dan memicu kepanikan di sekitar permukiman.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, mengatakan pihaknya masih terus melakukan asesmen kondisi di lapangan serta mengevakuasi warga di berbagai titik bencana. Menurutnya, ribuan rumah saat ini terendam banjir dengan ketinggian bervariasi, sementara sejumlah warga harus mengungsi karena kondisi rumah tidak lagi aman.

“Masyarakat diimbau agar selalu waspada, petugas masih melakukan asesmen dan evakuasi,” ujar Wahyudin.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD bersama TNI–Polri, relawan, dan pemerintah kecamatan masih bersiaga di lokasi-lokasi terdampak. Petugas terus berupaya membuka akses jalan, mengevakuasi korban, serta menyalurkan bantuan darurat untuk warga yang membutuhkan. Pemerintah daerah juga sedang menyiapkan tempat pengungsian tambahan jika intensitas hujan meningkat dan situasi kembali memburuk.(fj/hmi)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dorong Pelayanan Prima, Benyamin Tegaskan Integritas ASN

21 April 2026 - 16:33 WIB

Gempa M5,9 Guncang Nias Utara, Warga Gunungsitoli Terbangun, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

20 April 2026 - 13:10 WIB

FPRMI Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN

18 April 2026 - 20:39 WIB

Polres Nias Terbitkan SP2HP, Dugaan Pungli di SMKN 1 Idanogawo Mulai Diusut

18 April 2026 - 20:33 WIB

Egi Hendrawan: Sekolah Gratis Andra Soni Investasi Putus Rantai Kemiskinan

18 April 2026 - 20:14 WIB

Pilar Terjun Langsung Tinjau Titik Banjir dan Longsor Akibat Hujan Ekstream

16 April 2026 - 12:13 WIB

Trending di Daerah